Selain itu, Dinas Pertanian Provinsi Papua akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota, terutama di wilayah dengan potensi sagu besar seperti Mamberamo Raya, Waropen, Sarmi, serta Kabupaten dan Kota Jayapura.
Ia menegaskan, pengembangan sagu akan berjalan seiring dengan program pertanian lainnya, termasuk cetak sawah rakyat dan peremajaan sawit, tanpa mengabaikan pangan lokal.
“Komoditas pangan lokal seperti sagu tidak kami tinggalkan. Justru kami terus mendampingi petani agar bisa berkembang dan memberikan manfaat ekonomi,” ujarnya.
Ia berharap sagu tidak hanya menjadi identitas pangan lokal, tetapi juga mampu berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya orang asli Papua (OAP). (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Danrem 172/ PWY Brigjen TNI. Robby Suryadi untuk upaya pengejaran tentunya ada upaya yang dilakukan…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan sejak beberapa hari terakhir, keberadaan kabut asap tebal akibat…
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke Rudi, mengatakan, kedua survivor ditemukan setelah Tim…
Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menyatakan dukungan…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, sejumlah ruas jalan saat ini tengah dikerjakan untuk membuka…
Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…