Categories: METROPOLIS

1 Mei, Jangan Ada Gerakan Tambahan

Yonas Nusi. ( FOTO : Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Sekjen Barisan Merah Putih Republik Indonesia Papua, Yonas Nusi  menegaskan bahwa 1 Mei merupakan hari dimana masyarakat Indonesia secara penuh bersama-sama  menyatakan Papua merupakan bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 Sehingga itu, 1 Mei bukanlah hari Aneksasi atau pencaplokan Papua oleh NKRI sebagaimana yang kerap didendungkan oleh kelompok-kelompok tertentu. 

 “Satu Mei merupakan hari bersejarah bagi masyarakat Papua, seluruh dunia khususnya masyarakat Papua dan seluruh nusantara mengakui Papua adalah bagian dari integral kesatuan NKRI,” ucap Yonas Nusi kepada Cenderawasih Pos, Senin (29/4).

 Menurutnya, perjuangan-perjuangan yang telah dilakukan pejuang sebelumnya haruslah dihargai. Dimana 1 Mei tahun 1993 klimaks dari sebuah perjuangan yang besar, olehnya itu tidak ada kelompok tertentu menyatakan  1 Mei merupakan hari aneksasi

 “Hari Aneksasi itu sebenarnya tidak ada, 1 Mei merupakan hari dimana Papua menjadi bagian  integral dari NKRI  yang diakui seluruh dunia. Juga merupakan hari dimana seluruh rakyat Indonesia bersatu mengunci  kedaulatan NKRI dari Sabang hingga Merauke,” tegasnya.

 Menurutnya, 1 Mei merupakan hari dimana rakyat nusantara  bersatu untuk memperkokoh  memeprtahankan kedaulatan NKRI. Sehingga itu, dirinya  mengajak seluruh komponen masyarakat  bersama pemerintah, Lembaga Kemasyarakatan, LSM dan lainnya untuk mengawal proses pembangunan di tanah papua.

 “Jangan lagi menggunakan cara-cara lama, nanti pergerakan atau aktivitas ekonomi diambil orang lain dan kita menjadi  penonton. Kita harus merubah, jangan membuat pergerakan yang merugikan sesama anak papua di tanah  kita sendiri,” tuturnya.

 Ia juga mengingatkan agar 1 Mei jangan ada pergerakan tambahan dari kelompok tertentu, sebab Papua sudah dalam bingkai NKRI dan itu merupakan anugerah Tuhan. Sehingga  kita harus merubah minset, duduk bersama untuk melakukan pembangunan nasional di tanah papua. 

 Terkait 1 Mei sendiri, Barisan Merah Putih kata Yonas Nusi di beberapa wilayah di Papua akan melakukan  kegiatan upacara bendera. Dirinya mendorong agar pemerintah turut melakukan upacara bendera. (fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

2 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

2 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

2 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago