Categories: METROPOLIS

Antrean Truk di SPBU Hanya Diizinkan Sore hari

JAYAPURA – Antrean panjang kendaraan roda empat dan roda enam kerap terjadi di sejumlah  Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Jayapura. Hal ini mengakibatkan kepadatan lalu lintas terutama pada pagi hari karena bersamaan dengan jam masuk sekolah dan aktivitas perkantoran yang lainnya.

   Untuk mengurai kemacetan di sejumlah SPBU akibat antrean kendaraan bermotor yang mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kota Jayapura sudah mengeluarkan surat edaran atau regulasi khususnya kepada mobil truk agar mematuhi waktu pengisian yang sudah ditetapkan.

  Terkait hal ini, SPBU diminta untuk mengindahkan surat edaran Pj Walikota Jayapura terkait jam operasional pengisian BBM bagi kendaraan khususnya mobil truk tersebut. Pj Walikota Jayapura, Christian Sohilait menegaskan bahwa semua SPBU harus menindaklanjuti edaran tersebut agar tidak lagi terjadi kemacetan yang bisa mengganggu aktivitas yang lainnya.

   “Edaran ini harus diperhatikan oleh teman-teman di SPBU, dan saya akan terus melakukan monitor di lapangan, mau pastikan apakah semua dijalankan atau tidak,” ujar Christian Sohilait usai penandatangan PKS dengan sejumlah SPBU di kantor walikota, Jumat (24/1).

   “Dalam Edaran tersebut, mobil truk baru bisa melakukan pengisian BBM saat sore hari,” lanjutnya.

   Ditambahkannya, semua SPBU juga diminta untuk bersikap tegas juga harus konsisten dengan aturan yang sudah ada. “Saya berharap kepada teman-teman  SPBU untuk jangan kasih kesempatan bagi mobil truk untuk melakukan pengisian jika bukan pada waktu yang sudah ditentukan,” ungkapnya.

  Jika ditemukan masih ada SPBU atau kendaraan yang tidak patuh, pemerintah tidak cangung-cangung untuk mengambil tindakan tegas. “Pernah beberapa waktu lalu saat saya cek-cek di lapangan ditemukan ada SPBU yang lalai, saya langsung segel SPBU tersebut, beberapa jam kemudian baru saya buka,” tuturnya.

  Menurut Christian Sohilait, regulasi ini tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, untuk itu perlu ada dukungan dari pihak SPBU agar semua bisa tertib. Karena menurutnya,SPBU lah yang berhubungan langsung dengan masyarakat atau kendaraan yang hendak mengisi BBM. (kim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Ketergantungan Pasokan Luar Picu Gejolak Harga Pangan

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…

2 days ago

Aset Kendaraan Dinas Pemprov Papua Masih Bermasalah

–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…

2 days ago

Polisi Diminta Tindak Tegas Pungli di Ruas Jalan Wisata Skori–Puay

Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…

2 days ago

“Bagi Orang Papua, Menjaga Sagu Sama Dengan Menjaga Kehidupan”

   Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…

2 days ago

Program Jemput Bola Dukcapil Capai Hasil Positif

Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…

2 days ago

Bukan Masalah Stok, Tapi Praktik Kecurangan yang Dibiarkan Masif

   Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…

2 days ago