

Direktur YPPK Kota/Kabupaten Jayapura Ferdinando Lase (kiri) bersama Satgas PPK BPMP Provinsi Papua, dan Satgas PPKSP Kota Jayapura foto bersama sebagai simbol tolak segala tindakan kekerasan, pada acara Workshop di Hotel Horison Kotaraja, Sabtu (26/10). Karel/Cepos.
JAYAPURA-YPPK Kota/Kabupaten Jayapura menggelar acara Workshop Pencegahan Tindak Kekerasan pada Satuan Pendidikan di Lingkungan YPPK Fransiskus Asisi Kota/Kabupaten Jayapura, di Hotel Horison Kotaraja, Sabtu (26/10).
Kegiatan yang bekerjsama dengan Satgas PPK Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Papua, dan Satgas PPKSP Kota Jayapura, menghadirkan hampir seluruh guru guru YPK Kota/Kabupaten Jayapura.
Direktur Eksekutif YPPK Kota/Kabupaten Jayapura, Ferdinando Lase mengatakan kegiatan tersebut digagas karena melihat fenomena di lingkungan YPPK selama ini. Dimana tindakan kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah masih terus terjadi.
Bahkan masalah perundungan antara siswa, baik fisik maupun psikis juga masih terus terjadi. Seperti baru-baru ini siswa SMA YPPK Taruna Dharma Kotaraja (Katada) berselisihan dengan siswa SMKN 3 Jayapura, tapi juga fenomena lain berkaitan dengan tindakan kekerasan pada anak.
Hal ini tidak hanya berdampak pada kesehatan mental anak, tetapi juga dapat mempengaruhi prestasi akademik dan hubungan sosialnya. Menyikapi itu, pihaknya melibatkan Satgas PPK BPMP Provinsi Papua, dan Satgas PPKSP Kota Jayapura untuk memberikan edukasi ataupun pemahaman kepada para guru, tentang langkah ataupun solusi yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya tindakan kekerasan kepada anak anak di sekolahnya masing masing.
“Kegiatan ini bagian dari pencegahan dini, sehingga kedepannya kasus kekerasan di Lingkungan YPPK semakin berkurang bahkan tidak ada lagi,” ujarnya.
Diapun mengatakan tindakan kekerasan pada satuan pendidikan di lingkungan YPPK FA terjadi bukan katena adanya faktor kesengajaan tapi sistem atau cara penyelesaiannya yang belum maksimal tapi juga tidak sesuai dengan prosedur yang ditetapkan pemerintah.
“Untuk menyelesaikan masalah kekerasan di sekolah sebenarnya sudah ada, salahsatunya melalui guru Bimbingan Konseling (BK) hanya saja pelaksanaanya selama ini masih belum maksimal,” tuturnya.
Page: 1 2
Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…
Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo, Akso Balingga menyusul aksi demonstrasi pelajar yang…
Kedatangan aparat gabungan ini merupakan bagian dari eksekusi Operasi Antik Noken 2026 yang digelar Kepolisian…
Operasi yang dikemas dalam bentuk Patroli Gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut dipimpin langsung…
Kegiatan ditutup secara resmi melalui sambutan Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, yang dibacakan oleh Asisten…
Denny menyoroti kebijakan pemerintah pusat yang mengatur penggunaan Dana Tambahan Otsus melalui program-program yang…