“Kami berharap ada peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta dukungan peralatan, baik untuk UMKM kuliner maupun UMKM sektor lainnya,” kata Vanda.
Ia juga berharap, kunjungan Seruni KMP dapat membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi produk UMKM Papua. Menurutnya, produk lokal Papua memiliki potensi besar untuk menembus pasar nasional hingga internasional.
“Kedatangan mereka (Seruni KMP) harus mampu memasarkan UMKM Papua dalam skala yang luas. Produk kita paling tidak bisa go nasional bahkan kami harapkan go internasional. Rabu (28/1) kami akan ke Skouw PLBN, itu bagian dari memasarkan produk UMKM go internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPR Papua, Denny H. Bonai menilai kunjungan Seruni KMP membawa dampak positif bagi pengembangan UMKM di Papua. Namun demikian, ia mengingatkan masih adanya tantangan, terutama dalam hal digitalisasi UMKM.
“Kita masih tertinggal dalam digitalisasi. Karena itu, dinas terkait diharapkan dapat menindaklanjuti pertemuan ini dengan mendorong dukungan dari Kementerian UMKM bagi pelaku usaha di Papua,” ujarnya.
Ketua Bidang IV Seruni KMP, Sri Suparni Bahlil menyampaikan Seruni KMP merupakan wadah solidaritas perempuan Indonesia yang terdiri dari para istri menteri Kabinet Merah Putih, dengan fokus pada kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…
Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…
Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…
Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…
Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…
Gebyar Pajak 2026 yang digelar di halaman Kantor Bapenda Papua, Kamis, 13 Agustus 2026,…