“Kami berharap ada peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta dukungan peralatan, baik untuk UMKM kuliner maupun UMKM sektor lainnya,” kata Vanda.
Ia juga berharap, kunjungan Seruni KMP dapat membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi produk UMKM Papua. Menurutnya, produk lokal Papua memiliki potensi besar untuk menembus pasar nasional hingga internasional.
“Kedatangan mereka (Seruni KMP) harus mampu memasarkan UMKM Papua dalam skala yang luas. Produk kita paling tidak bisa go nasional bahkan kami harapkan go internasional. Rabu (28/1) kami akan ke Skouw PLBN, itu bagian dari memasarkan produk UMKM go internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPR Papua, Denny H. Bonai menilai kunjungan Seruni KMP membawa dampak positif bagi pengembangan UMKM di Papua. Namun demikian, ia mengingatkan masih adanya tantangan, terutama dalam hal digitalisasi UMKM.
“Kita masih tertinggal dalam digitalisasi. Karena itu, dinas terkait diharapkan dapat menindaklanjuti pertemuan ini dengan mendorong dukungan dari Kementerian UMKM bagi pelaku usaha di Papua,” ujarnya.
Ketua Bidang IV Seruni KMP, Sri Suparni Bahlil menyampaikan Seruni KMP merupakan wadah solidaritas perempuan Indonesia yang terdiri dari para istri menteri Kabinet Merah Putih, dengan fokus pada kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Pemerintah Provinsi Papua Selatan bakal menyalurkan beragam bantuan untuk warga yang berdomisili di Kampung Ihalik,…
“Pada Minggu, 17 Mei 2026, di halaman Gereja St. Paulus Nabuni Mbamogo, Paroki Bilogai, telah…
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan, dari total 41 orang yang diamankan,…
Gubernur Papua Pegunungan memastikan telah membuat laporan polisi ke Polres Jayawijaya atas informasi hoaks yang…
Jalannya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah dasar (SD) di Kampung Wumuka, Distrik Mimika Barat…
Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah turun gunung ke Kabupaten Mimika untuk menjaring aspirasi…