Categories: METROPOLIS

Sepanjang 2024, 119 WNA Dideportasi

JAYAPURA  – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura, Papua telah mendeportasi sebanyak 119 warga negara asing (WNA) yang melanggar undang-undang keimigrasian sepanjang 2024.

  “Dari 119 WNA yang dideportasi tersebut paling banyak berasal dari Papua Nugini (PNG),” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura Ronny Fajar Purba di Jayapura, Jumat (25/10).

  Menurut Purba, selain itu pihaknya melakukan penindakan pro justitia terhadap 109 WNA hingga ke tahapan putusan di mana jenis pelanggarannya seperti penyalahgunaan izin tinggal, overstay, dan tidak dapat menunjukkan dokumen keluar masuk wilayah Indonesia.

  “Sementara untuk warga non ASEAN, ada satu WNA asal Spanyol yang kami amankan pada 14 Agustus 2024 karena melanggar Pasal 76 UU Keimigrasian,” ujarnya.

  Selanjutnya ada tiga WNA asal Pakistan yang dideportasi karena tidak memiliki maksud dan tujuan yang jelas berada di wilayah Kota Jayapura.

  Sementara pada 17 Oktober 2024 Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura juga mengamankan satu WNA asal Pantai Gading di kawasan Entrop, Kota Jayapura setelah mendapatkan informasi warga jika ada seorang WNA membuat keributan di wilayah itu.

  Dia menambahkan saat melakukan penangkapan WNA tersebut menunjukkan paspor dan izin tinggal yang masa berlakunya telah habis pada 20 September 2019.

  “Untuk itu kami akan melakukan koordinasi dengan kedutaan besar Pantai Gading untuk memastikan keberadaan warganya dan juga untuk memfasilitasi terkait penerbitan paspornya,” ujarnya. (antara)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Kapolri Suyudi jadi Harapan Baru untuk Institusi Polri

”Kapolri baru, harapan baru untuk membenahi institusi Polri,” ujar Abdul Rachman Thaha yang akrab disapa…

43 minutes ago

Dudung Resmi Jadi Menko Polkam

Usai dilantik menjadi menteri koordinator bidang politik dan keamanan (menko polkam), Jenderal TNI Dudung Abdurachman…

2 hours ago

Murid Berdiri di Kelas Jadi Alasan Untuk Bertahan Tetap Mengajar

Selama lebih dari dua dekade, ia memilih bertahan dan ikut merajut masa depan anak-anak di…

3 hours ago

Bintang Kejora Berkibar di Kampus USTJ, Tiga Mahasiswa Diamankan

Aksi ini banyak muncul di media sosial mengingat para mahasiswa yang terlibat nampaknya telah siap…

8 hours ago

22 Saksi Diperiksa, Kejati Dalami Dugaan Korupsi Proyek Jalan Dema-Fefero

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…

13 hours ago

Kursi Sekda Papua Memanas

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…

20 hours ago