

Yimin Weya (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Imbas dari Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, anggaran yang diperuntukkan kepada Dinas Pariwisata Provinsi Papua menurun drastis.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Papua, Yimin Weya mengatakan, sebelumnya anggaran yang dialokasikan kepada Dinas Pariwisata sebesar Rp50 miliar. Namun dikarenakan adanya PSU, maka anggaran yang diterima pada Tahun 2025 sebesar Rp5 miliar.
“Anggaran kami tahun ini Rp5 miliar dari sebelumnya Rp50 miliar. Nominalnya turun seiring dengan adanya PSU,” kata Yimin kepada wartawan, usai mengikuti kegiatan di Kantor Kominfo, Selasa (26/8).
Sambung Yimin, dengan penguran anggaran tersebut, beberapa kegiatan terpaksa tidak dikerjakan tahun ini. Misalnya, kegiatan pelatihan, perjalanan dinas dan kegiatan lainnya.
Ia mengatakan, anggaran difokuskan pada bidang-bidang yang sudah dipetakan. Terutama bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Tujuannya untuk membangkitkan pelaku UMKM yang ada di Papua, lewat pendampingan seperti penjual kopi dan penjual produk lokal.
“Anggaran tersebut kami fokuskan kepada pelaku UMKM, diperuntukan untuk masyarakat yang kurang mampu, pembenahan tempat wisata untuk meningkatkan jumlah pengunjung pariwisata di Papua,” jelasnya.
Page: 1 2
Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…
Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…
Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…
al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…
Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…