Categories: METROPOLIS

Tingkat Kapasitas Perawat, PPNI Provinsi Papua Gelar Pelatihan BTCLS

JAYAPURA – Upaya untuk meningkatkan kompetensi bagi Perawat terus diterapkan oleh organisasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di berbagai level kepengurusan. Berkaitan itu, Pusbangdiklat DPW PPNI Provinsi Papua kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan menyelenggarakan Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) bagi para Perawat.

  Rangkaian kegiatan ini berlangsung selama satu Minggu, mulai 21-26 April 2025. melalui pelatihan secara tatap muka yang berlangsung di aula Bapelkes  Padang Bulan, Distrik Heram. Pelatihan ini diikuti oleh sebanyak 29 peserta satu (1) diantaranya pekerja sosial dan 28 Perawat dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, baik rumah sakit, Puskesmas, maupun klinik.

Sementara materi yang diberikan mencakup penanganan awal pada pasien trauma dan kegawatdaruratan jantung, termasuk teknik resusitasi jantung paru (RJP), penanganan airway, serta simulasi kondisi gawat darurat lainnya.

  “Ini untuk seluruh Papua, kebetulan peserta mengikuti pelatihan BTCLS ini terdiri dari peserta dari Timika, Biak, Bonggo, Jayapura, dan teman-teman di RS Provita dan sebagian dari puskesmas-puskesmas yang ada di Kota Jayapura,” sebut Ketua DPW PPNI Provinsi Papua, Dr Jems KR Maay kepada Cenderawasih Pos, di BAPELKES Padang Bulan, Jumat (25/4) Sore.

Adapun tujuan dari pelatihan BTCLS tersebut jelas Jems yakni berdasarkan undang-undang nomor 17 tahun 2023 yang mengatur tentang berbagai aspek terkait kesehatan, termasuk hak dan kewajiban, tanggung jawab pemerintah, penyelenggaraan kesehatan, upaya kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, sumber daya manusia kesehatan, dan lain-lain.

  Tak hanya itu, adapun tujuan lain dari pelatihan tersebut yakni untuk menyamakan konsep dan pengalaman klinik dari para perawat serta memberikan keterampilan yang terstandarisasi dalam penanganan pasien gawat darurat baik di Puskesmas maupun di Rumah Sakit.

  “Kami berharap, melalui pelatihan ini, para Perawat semakin siap dan sigap dalam memberikan pertolongan pertama yang cepat, tepat, dan profesional,” kata Jems.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Nekat Menjambret, Dua Pelajar Dibekuk Tim Resmob

"Modus yang digunakan pelaku yakni menabrak korban hingga terjatuh, kemudian mengambil handphone milik korban dan…

7 minutes ago

Wali Kota Abisai Rollo Raih Gelar Doktor, Diwisuda Bersama 873 Lulusan Uncen

Universitas Cenderawasih (Uncen) menggelar Wisuda Program Doktor, Program Magister, Program Sarjana, dan Program Diploma Periode…

1 hour ago

Bahan Pokok Alami Kenaikan Harga, Polres Keerom lakukan Sidak

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Keerom AKP Jetny Sohilait, bersama personel Unit…

2 hours ago

Kekerasan di Tanah Papua Mengarah ke Kejahatan Kemanusiaan

-Rumah Solidaritas Papua menyoroti meningkatnya eskalasi kekerasan dan dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat…

3 hours ago

Menu Lokal Disiapkan untuk Dukung Dapur MBG di Wilayah Terpencil

Pemerintah Kabupaten Jayapura terus memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembangunan…

4 hours ago

Wali Kota Pastikan Usaha Ikan Assar Jadi Perhatian Pemkot

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan bahwa usaha ikan assar milik masyarakat akan menjadi salah…

5 hours ago