Categories: METROPOLIS

Diaspora Diminta Gali Potensi Bibit Pemain dari Kampung

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Diaspora) kembali menjalankan turnamen kampung dalam rangka HUT Kota Jayapura dan HUT PI Ke-115 tahun 2025.Turnamen resmi bergulir yang diramaikan oleh 12 Tim, pembukaan turnamen ini berlangsung di lapangan pesantren Holtekamp, Kamis (24/4).

  Dalam sambutan Wali Kota Jayapura yang dibacakan Plt. Sekda, Evert N Merauje menjelaskan bahwa turnamen ini sebagai momen untuk memperkuat ikatan baik antara sesama masyarakat maupun dengan pemerintah. “Selain HUT Kota dan PI Ke-115, ini juga dalam rangka program turun kampung yang akan dijalankan Walikota Jayapura awal bulan Mei nanti,” ujar Evert usai kegiatan.

  Menurut mantan kadis Pariwisata itu, pesan Walikota agar turnamen tersebut bisa mengakomodir bibit-bibit calon pemain bola yang punya potensi. “Papua khususnya Kota Jayapura memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah termasuk dalam hal olahraga atau sepak bola, diharapkan momen ini bisa menjadi sarana bagi anak-anak muda di kampung untuk menyalurkan bakatnya,” ungkapnya.

Kata Evert, ini merupakan bagian dari dukungan pemerintah terhadap potensi yang ada di kampung, bukan saja terkait kekayaan alam atau potensi lokal, melainkan dibidang olahraga juga turut diberikan ruang.

  “Perhatian pemerintah ini rutin kita lakukan setiap tahunnya, tentu dengan tujuan untuk mengalihkan perhatian generasi muda agar tidak masuk dalam hal-hal negatif, selain mengasah minat bakat mereka,” ungkapnya.

  Menurut Evert, Wali Kota berharap, kedepannya ada pemain bintang yang dilahirkan dari turnamen ini tentunya dari kampung-kampung yang ada di Kota Jayapura.

  Sementara itu, Kepala Diaspora Kota Jayapura, Rocky Bebena menjelaskan bahwa turnamen ini digelar setiap tahun dan diprioritaskan untuk kampung-kampung yang ada di Kota Jayapura.

  “Ini program Pemkot lewat Diaspora, yang mana ini sudah tahun ketiga kita selenggarakan sepak bola antara kampung,” ungkapnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Banyak Daerah Tak Mampu Lagi Bayar Gaji PPPK

Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…

1 day ago

Diduga Karena Persoalan Asmara

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…

1 day ago

Pentingnya Investasi Pendidikan dalam Memajukan Papua

Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…

1 day ago

Gas LPG 12 Kg Tembus Rp400 Ribu

Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…

1 day ago

“Halo Pak Presiden, Ini Bagaimana Makanan MBG Ada Ulat”

Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…

1 day ago

Dari Sampah Hingga Penyelundup yang Kucing Kucingan

Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…

1 day ago