Kegiatan ini juga menggandeng tim pelatih profesional bersertifikat serta diselenggarakan sesuai standar BTCLS nasional yang diakui oleh Kementerian Kesehatan RI dan organisasi profesi.
Salah satu peserta, Roni mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan ini. “Ilmu yang saya dapatkan sangat berguna untuk praktik di lapangan, terutama dalam menangani kasus-kasus darurat yang sering terjadi di unit pelayanan Gawat Darurat di tempat saya bekerja,” ungkapnya.
Roni diketahui salah satu peserta dari kabupaten Timika, Papua Tengah. Ia merupakan seorang perawat di salah satu RS di daerahnya, ia berharap apa yang ia dapat selama pelatihan BTCLS akan diterapkan di tempat kerjanya.
PPNI Provinsi Papua berharap pelatihan ini menjadi langkah awal dalam pembentukan tenaga Perawat yang andal dan profesional di bidang kegawatdaruratan, serta dapat dilanjutkan secara berkala demi peningkatan kompetensi berkelanjutan. (kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut (LALA) dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Kelas II Jayapura Semuel…
Penyidik juga sebelumnya telah memintai keterangan dari sejumlah saksi pasca kejadian tersebut. Ipda Teguh melanjutkan,…
Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang…
Wakil Sekretaris Jenderal PB PGRI Wijaya menyatakan, Indonesia menghadapi krisis guru yang nyata dan struktural.…
Isu reshuffle kembali menguat setelah kekosongan posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono. Hal ini…
Mantan Presiden RI Joko Widodo menegaskan bahwa anak sulungnya sekaligus Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming…