Kegiatan ini juga menggandeng tim pelatih profesional bersertifikat serta diselenggarakan sesuai standar BTCLS nasional yang diakui oleh Kementerian Kesehatan RI dan organisasi profesi.
Salah satu peserta, Roni mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan ini. “Ilmu yang saya dapatkan sangat berguna untuk praktik di lapangan, terutama dalam menangani kasus-kasus darurat yang sering terjadi di unit pelayanan Gawat Darurat di tempat saya bekerja,” ungkapnya.
Roni diketahui salah satu peserta dari kabupaten Timika, Papua Tengah. Ia merupakan seorang perawat di salah satu RS di daerahnya, ia berharap apa yang ia dapat selama pelatihan BTCLS akan diterapkan di tempat kerjanya.
PPNI Provinsi Papua berharap pelatihan ini menjadi langkah awal dalam pembentukan tenaga Perawat yang andal dan profesional di bidang kegawatdaruratan, serta dapat dilanjutkan secara berkala demi peningkatan kompetensi berkelanjutan. (kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan infrastruktur berjalan sesuai rencana dan target waktu yang telah…
Kedua anggota Brimob tersebut dinilai berjasa karena berhasil menangkap pelaku penganiayaan berat yang menyebabkan korbannya…
Diadakan untuk menyambut hari jadi ke-30 Kabupaten Mimika, festival menjadi ruang temu bagi seniman, pengukir,…
Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan dari pertemuan itu ada sejumlah persoalan yang disampaikan langsung…
Gubernur Papua Pegunungan Dr (HC) John Tabo, SE, M.B.A menyatakan pemerintah daerah sebelumnya telah melakukan…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, kondisi kekeringan yang dipengaruhi fenomena El Niño meningkatkan kerawanan…