

Foto bersama usai pembukaan Konsolidasi Daerah Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 di Jayapura, Kamis (26/2). (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmen membangun pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan dengan memperhatikan kondisi geografis, sosial, serta budaya khas daerah.
Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Orgenes Kambuaya pada kegiatan Konsolidasi Daerah Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 di Jayapura, Kamis (26/2).
Gubernur menekankan bahwa setiap anak berhak memperoleh pendidikan bermutu tanpa diskriminasi. Kegiatan konsolidasi ini disebut sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua, yakni “Terwujudnya Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera dan Harmoni-Papua Cerah”.
Tema konsolidasi tahun ini, “Perkuat Semesta dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di Provinsi Papua”, dinilai mencerminkan bahwa keberhasilan pembangunan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama.
Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi antar lembaga pendidikan, membangun koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, mendorong partisipasi masyarakat adat dalam tata kelola pendidikan, serta mengidentifikasi berbagai tantangan pendidikan untuk dirumuskan solusi yang kontekstual dan berkelanjutan.
“Kita harus percaya bahwa masa depan Papua sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan hari ini. Konsolidasi ini diharapkan menghasilkan langkah-langkah strategis yang nyata dan terukur,” demikian isi sambutan gubernur.
Page: 1 2
Kunjungan yang dialkukan Alberth Merauje ke sekolah ini, bukan sekedar meninjau kondisi infrastruktur dari sekolah…
Ia menegaskan, pemerintah daerah harus memastikan hak-hak pekerja benar-benar terlindungi. Apalagi, ketentuan pembayaran THR sudah…
Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRK Kota Jayapura, Theos R. B. Ajomi serta dihadiri Wali…
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau pelayanan kesehatan sekaligus menilai kesiapan RSUD Jayapura sebagai rumah…
Menurut Bobby, pelaksanaan turnamen ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat karena menjadi ruang positif bagi…
Akademisi Hukum Tata Negara Lily Bauw berpendapat bahwa tidak terbukanya draf mengenai Pasal 50B ayat…