Sementara Sekretaris Daerah Mamberamo Tengah, Fedy Jitmau, menilai kegiatan tersebut penting sebagai forum menyusun langkah peningkatan mutu pendidikan di tanah Papua.
“Harapan kami kegiatan ini bukan hanya sebatas di sini, namun terus ditingkatkan ke semua stakeholder yang ada dan dijadikan suatu model untuk kolaborasi bersama demi kemajuan pembangunan di tanah Papua,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Papua, Junus Simangunsong, mengatakan forum tersebut menjadi langkah awal dalam mengimplementasikan kebijakan pendidikan nasional di Papua melalui pendekatan kolaboratif.
Menurutnya, pada sesi lanjutan akan dibahas isu-isu strategis pendidikan dasar dan menengah untuk dirumuskan solusi berdasarkan masukan dari berbagai pihak.
Di tempat yang sama, Plt Kepala Dinas Pendidikan Papua, Marthen Medlama Tabenak juga menyatakan dukungan terhadap program BPMP dan menegaskan pentingnya kerja bersama dalam memajukan pendidikan. Ia menilai perbedaan administratif antarwilayah tidak boleh menghambat kesamaan tujuan dalam meningkatkan mutu pendidikan di tanah Papua.
“Kegiatan konsolidasi ini diharapkan mampu menghasilkan pemetaan isu strategis yang komprehensif serta memperkuat sinergi dalam peningkatan mutu pendidikan di Papua,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Pegunungan mendorong penyelenggaraan pekan olahraga daerah atau Porda guna…
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Papua, Arya Sinulingga, akan melakukan koordinasi dengan pengurus PSSI Papua…
Presiden Direktur NCK, Owen Rahadiyan, mengaku puas terhadap perkembangan permainan tim selama masa pemusatan latihan…
- Sebanyak 89 crosser akan saling adu kecepatan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Region VI,…
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…