Lebih lanjut, ia menyinggung kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua yang saat ini berada pada angka sekitar Rp2,03 triliun. Menurutnya, keterbatasan anggaran tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk berjalan di tempat.
“Dengan APBD yang hanya Rp2,03 triliun, pemerintah daerah dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif. Harus ada gebrakan-gebrakan baru dalam pengelolaan sumber daya alam dan potensi daerah,” ujarnya.
Tan Wie Long menekankan, penyusutan APBD tidak seharusnya menjadi kendala dalam upaya mendorong kesejahteraan masyarakat. Justru dalam kondisi tersebut, diperlukan kepemimpinan yang kuat dan kebijakan yang berorientasi pada peningkatan ekonomi rakyat.
“Kalau dikelola dengan baik, potensi Papua sangat besar. Tinggal bagaimana keberanian dan keseriusan pemerintah daerah dalam mengambil langkah strategis agar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat bisa terus meningkat,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Bagi masyarakat pesisir, laut adalah sumber kehidupan sekaligus pelataran rumah tempat anak-anak tumbuh. Namun di…
Bangunan ini sebelumnya digunakan sebagai kantor Bawaslu Papua. Posisinya persis bersebelahan dengan pintu masuk gedung…
Penangkapan dilakukan oleh Tim Opsnal Satreskrim yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Merauke bersama KBO Reskrim…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH memastikan jika pelaku WW telah…
Kapala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso, S.Pd, M.Pd menyatakan pihaknya sudah melakukan pendataan kepada…
Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi tegas kepada SPBU 8499902 di kawasan SP2, Kabupaten Mimika, Papua…