

Pinwil Perum Bulog Papua dan Papua Barat, Ahmad Mustari saat menunjukkan produk-produk yang tersedia di Bulog, Senin (15/7) kemarin. (FOTO:Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Kepala Divisi Regional Perum Bulog Papua dan Papua Barat Ahmad Mustari mengatakan persediaan beras di gudang milik Bulog yang tersebar di enam provinsi mencapai 31.971.919 kilogram (32 ribu ton).
Jumlah tersebut dapat bertahan hingga tiga setengah bulan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan dipastikan akan terus ditambah sesuai jadwal.
“Persediaan beras cukup, karena akan terus ditambah dari sentra beras yang ada di Sulawesi Selatan dan Jawa Timur,” kata Ahmad Mustari di Jayapura, Jumat.
Ia mengatakan stok beras itu nantinya didistribusikan antara lain untuk bantuan pangan dan program stabilisasi pasokan dan harga pangan. Selain mendatangkan dari sentra yang ada di Sulawesi dan Jawa, Bulog juga membeli beras hasil petani di Merauke.
Bahkan di awal bulan Januari 2024, Bulog telah membeli beras petani di Merauke sebanyak 67 ton dengan harga Rp12.000 per kilogram. Mustari menambahkan pada tahun 2024 Bulog membeli sebanyak 16 ribu ton beras dari petani dari target 11 ribu ton.
Ketika ditanya tentang kebutuhan beras untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), Mustari mengaku, belum memastikan apakah nasi yang disajikan adalah produk Bulog atau bukan.
“Namun kami tetap mendukung dan bila dibutuhkan siap memasok, karena selain beras premium, Bulog juga mengadakan minyak goreng dan gula pasir,” kata Mustari. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…