

Seorang warga Koya Tengah saat memberikan keterangan kepada walikota, Kamis, (26/9). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Kepala Kampung Koya Tengah (Koteng), Yunike O. Rollo, membantah adanya dugaan pemotongan dana kampung yang diterima masyarakat pada tahun ini. Bantahan ini disampaikan menanggapi aspirasi masyarakat yang disampaikan langsung kepada Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat Turkam, Kamis (25/9).
Di hadapan Walikota, warga menduga ada pemotongan dana kampung dari pihak dinas sebelum diturunkan ke kampung Koteng. Menurut Yunike, tudingan tersebut tidak benar. Ia menjelaskan bahwa dugaan pemotongan muncul akibat adanya miskomunikasi di masyarakat.
“Ini sebenarnya tidak betul. Hanya saja ada kesalahpahaman di masyarakat, sehingga mereka menduga ada pemotongan, padahal tidak ada sama sekali,” tegas Yunike.
Ia mencontohkan, dalam penyaluran bansos sempat terjadi perselisihan dalam proses penerimaan. Dimana ada perubahan jumlah penerima di tahap 1 maupun tahap 2. Kondisi itu, kata Yunike, membuat sebagian masyarakat curiga adanya pemotongan dana, bahkan menuding ada praktik penyelewengan di tingkat dinas.
“Anggaran Rp8,1 miliar untuk Kampung Koya Tengah sudah berjalan sesuai prosedur, dari dinas ke kampung. Tidak ada penyelewengan seperti yang didugakan,” jelasnya.
Page: 1 2
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…