Selama kemah, para peserta terlibat dalam berbagai kegiatan edukatif dan rekreatif. Mulai dari pelatihan pertolongan pertama, keterampilan baris-berbaris, lomba yel-yel, diskusi kesehatan remaja dan lingkungan, hingga praktik Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Peserta juga diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap isu sosial dan lingkungan, serta mempererat persahabatan antar anggota PMR lintas sekolah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa PMR bukan sekadar organisasi pelajar, tetapi juga memiliki sejarah panjang dalam dunia kemanusiaan.
Melalui kegiatan ini, para siswa dilatih untuk memahami tanggung jawab sebagai seorang relawan yang kelak akan terbawa hingga mereka dewasa. PMR juga dipandang sebagai ruang pembentukan karakter. Melalui latihan dan kegiatan bersama, anggota PMR diharapkan menjadi role model di sekolah, menjadi contoh nyata dari rasa tanggung jawab, cinta tanah air, dan kepedulian terhadap sesama. (dil/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban…
Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke masih terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam program revitalisasi Universitas…
“Sebentar lagi selesai.” Kalimat ini mungkin sering muncul saat sedang mengerjakan tugas atau mengejar deadline.…
Usai melalui beberapa tahapan test yang dilakukan dari oleh pansel dan BKN, akhirnya Gubernur Papua…
Selama ratusan bahkan ribuan tahun, bumi dan laut telah menghidupi miliaran manusia. Lebih dari 17…