

Rektor Uncen Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, SE.MSc.agr, bersama pemerintah daerah serta Penyelenggara Pembangunan RS UPT Vertikal foto bersama di lahan pembangunan gedung RS UPT Vertikal Papua. (FOTO:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Keondoafian Kampung Yoka secara resmi menyerahkan lahan pembangunan rumah sakit UPT Vertikal Provinsi Papua, kepada pihak penyelengara dalam hal ini Universitas Cendrawasih dengan Kementrian Kesehatan.
Penyerahan lahan tersebut diawali dengan prosesi adat, dengan menyembelihkan satu ekor Babi oleh Ondo Afi Kampung Yoka, David Mebry.
Rektor Uncen Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, SE.MSc.agr, menyampaikan penyerahan lahan tersebut sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat adat setempat, selaku pemilik wilayah.
Namun secara legalitas hukum tanah pembangunan RS UPT Vertikal itu, sah milik Uncen. Karena masih satu bagian dari lahan Kampus Uncen, mulai kampus utama.
“Semua surat baik pelepasan maupun sertifikat tanah pembangunan RS ini lengkap dan itu sah milik Uncen,” ujar Rektor Uncen Oscar Oswald saat acara penyerahan lahan pembangunan RS Vertikal di Kawasan Uncen, Rabu (27/9).
Lebih lanjut dia sampaikan pembangunan RS tersebut memakan waktu kurang lebih satu setengah tahun. Sehingga mulai september ini, pengerjaan fisik akan segera dilakukan.
“Karena pembangunan RS ini, dibangun pada konstruksi bangunan lama, maka penggerjaannya hanya membutuhkan waktu kurang lebih 400 hari,” katanya.
Oscar mengharapkan mengharapkan adanya dukungan berbagai pihak sehingga pembangunan RS tersebut berjalan sesaui target.
“Sesuai instruksi Presiden diawal tahun 2025 RS ini, akan diresmikan secara langsung oleh presiden. Maka kami harap, semua pihak dapat mendukung pengerjaannya sehingga dapat diselesaikan tepat waktu,” harapnya. (*)
Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…
Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…
Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…
Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…