Categories: BERITA UTAMA

Apresiasi Kekompakan Warga Nusantara di Wamena

LMA Ibele Sebut Pemerintah Perlu Sikapi Masalah Keamanan di Jayawijaya

WAMENA– Aksi Demo Aliansi Masyarakat Jayawijaya yang disertai dengan penutupan tempat usaha sangat dirasakan oleh masyarakat lantaran aktifitas perekonomian di wilayah itu lumpuh, namun juga mendapat dukungan dari LMA distrik Ibele karena agar dalam menyikapi situasi ini dan sebelum adanya aksi seperti ini perlu pemerintah mengambil langkah

Ketua LMA Distrik Ibele Loudwik Mosib sebagai anak daerah melilai sebelum terjadi seperti ini pemerintah harus mengambil langkah dalam arti harus melakukan evaluasi, dan kemarin itu aktifitas perekonomian sangat lumpuh semua kios kecil, besar, warung, cafe, supermarket, minimarket conter HP semua ditutup.

“Melihat hal ini kami apresiasi untuk masyarakat Nusantara yang ada di Jayawijaya yang begitu kompak dalam menyikapi masalah keamanan dalam Kota Wamena,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos Selasa (26/9) kemarin.

Ia mengaku dalam lumpuhnya aktifitas perekonomian di Jayawijaya kemarin memang masyarakat sangat kesulitan untuk mendapatkan bahan pokok dan lain-lain, sebab yang mengendalikan perekonomian di Jayawijaya merupakan teman –teman Nusantara yang ada di Wamena, ini sebagai contoh kecil bagaimana kehidupan sosial yang saling bergantung satu sama lain.

“Saya mengharapkan kepada generasi muda Jayawijaya yang baru lulus kuliah jangan selalu berpikiran untuk menjadi ASN, atau politik tapi bisa melihat peluang usaha meskipun itu dari yang kecil supaya kedepan pemerintah bisa melihat OAP bisa maju melalui dunia usaha,”kata Loudwik

Pihaknya selaku Ketua LMA Distrik Ibele memberikan apresiasi kepada teman –teman pemuda maupun masyarakat Nusantara yang melakukan aksi demo menyampaikan aspirasi keamana dalam Kota Wamena ini yang sangat diapresiasi karena memiliki perhatian yang lebih terkait masalah –masalah dalam Kota Wamena.

“Kami dari wilayah P5 sangat mendukung sekali, sebab sebagai anak daerah asli Jayawijaya sebenarnya hukum itu sudah diajarkan, kalau membunuh orang sembarang biasanya ada hukum karma dan itu resikonya berat karena keturunan dari pelaku itu bisa habis meninggal dunia  dan di agamapun sudah diajarkan jangan membunuh,”beber Loadwik.

Ia menegaskan ada oknum yang tak bertanggungjawab dan pihak ketiga yang menginginkan situasi keamanan dalam Kota wamena dari Bulan Juni sampai dengan September ini kejadian selalu terjadi secara beruntun baik itu, tabrak lagi, pembunuhan, penikaman, begal ,dan jambret, oleh karena itu sebagai anak daerah pihaknya mengapresiasi apa yang dilakukan warga dalam aksi demo damai.

“Kami juga ingin menyampaikan kepada masyarakat yang ada di 5 wilayah adat di Kabupaten Jayawijaya untuk mensosialisasikan, memberikan pemamahaman kepada masyarakat kita di masing-masing wilayah baik itu di gereja, untuk tidak membunuh sebab hukum karmanya akan mengejar bahkan juga dalam ajaran agama agar mewujudkan Jayawijaya sebagai Kota DANI,”tutupnya. (jo/wen)

newsportal

Recent Posts

Muller Korban Kedua Persipura?

Jika betul tak masuk skema Persipura maka bisa dibilang Muller adalah orang kedua yang didepak…

7 minutes ago

Dari Beban Belanja Perlu Diperhatikan hingga Seberapa Dekat Papua dengan Masa Depan Pasifik

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Cenderawasih, Yakobus Richard, mengatakan evaluasi terhadap kinerja kepala…

1 hour ago

Kejati Papua akan Periksa Mantan Sekwan

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menelusuri penggunaan anggaran perjalanan dinas yang selama periode tersebut mencapai Rp44,23…

2 hours ago

Karhutla di Papsel Ganggu Penerbangan di Mimika

Kabut asap pekat menyelimuti wilayah Timika dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi,…

8 hours ago

Sembilan Anggota OPM Serahkan Diri

Bersamaan dengan penyerahan diri itu, tujuh pucuk senjata api yang selama ini mereka gunakan turut…

9 hours ago

Presiden Minta Pasien Umum dan BPJS Tak Dibeda-bedakan

Instruksi lainnya menyangkut perlakuan rumah sakit terhadap pasien. Prabowo meminta tidak ada perbedaan pelayanan antara…

20 hours ago