Selain itu, ada ketentuan bahwa penerima KIP harus mempertahankan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,0 setiap semester. Jika tidak terpenuhi, maka bantuan akan dicabut.
“KIP ini diberikan untuk mahasiswa yang memiliki kompetensi akademik, namun tidak ditunjang oleh kondisi ekonomi keluarga. Jadi penting bagi penerimanya untuk belajar dengan giat agar bisa terus mendapatkan bantuan hingga lulus S1,” tuturnya.
Selain KIP, Uncen juga menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan dan badan amal melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk menyediakan beasiswa tambahan.
Rekrutmen beasiswa CSR dilakukan oleh masing-masing perusahaan atau lembaga melalui website resmi mereka, sedangkan pihak kampus hanya bertugas untuk melakukan koordinasi. “Biasanya mereka yang membuka link pendaftaran, kami hanya bantu koordinasi,” pungkas Septinus. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kedua pelaku diringkus petugas di Kampung Nduga, Kilometer 11, pada Minggu (13/9) pagi sekira pukul…
Salah satu yang menjadi perhatian adalah kebutuhan penambahan armada dan fasilitas pemadam kebakaran. Menurut…
Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) Republik Indonesia, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor)…
Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Papua, Nicky Mehue, mengatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten…
Bupati Jayapura Yunus Wonda mengatakan, Kalkote memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai salah satu tujuan…
Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Merauke, Romanus Kande Kahol, mengatakan, hasil sidak menunjukkan bahwa…