

Rektor Universitas Cenderawasih, Oscar Oswald Wambrauw (foto: Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Wacana mengenai kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Universitas Cenderawasih (Uncen) mendapatkan penolakan keras dari mahasiswa. Hal itu terbukti pada Kamis, (24/5) ratusan mahasiswa yang tergabung dalam ‘Keluarga Besar Majelis Permusyawaratan Mahasiswa dan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Cenderawasih’ gelar aksi unjuk rasa di depan gapura kampus yang berujung ricuh
Terkait aksi unjuk rasa yang berujung kericuhan, pihak universitas masih melakukan identifikasi terhadap mahasiswa yang terlibat dalam tindakan anarkis. Rektor Universitas Cenderawasih, Oscar Oswald Wambrauw menegaskan bahwa , jika sudah terungkap, maka mahasiswa yang terbukti melakukan aksi anarkis akan dikenakan sanksi akademik sesuai dengan aturan yang berlaku.
Rektor Uncen ini juga menegaskan bahwa tudingan dari mahasiswa bahwa ada kenaikan biaya kuliah atau Uang Kuliah Tunggal (UKT) ini tidak benar. Oscar menegaskan, biaya UKT tetap dan tidak mengalami kenaikan sejak perubahan status universitas menjadi Badan Layanan Umum (BLU) pada 2023 lalu.
Page: 1 2
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…