Categories: METROPOLIS

Pemprov Bahas Perda Pajak Alat Berat

“Kami mensinergikan kesepakatan kami untuk mendukung target pajak alat berat bisa optimal di tahun 2025. Karena menurut informasi dari Dinas Bappenda, sampai hari ini progres dari pajak kurang optimal,” terangnya.

Ia pun mendorong Organisasi Perangkat Dearah (OPD) di lingkup Pemprov Papua bisa melakukan pendataan alat berat dan memberikan informasi, sehingga dapat ditindaklanjuti oleh Bappenda. “Kami belum bisa menginfromasikan soal data jumlah alat berat di Papua, sebab masing-masing OPD belum melaporkan itu,” kata Robert Awi.

Namun ia tak menampik bahwa alat berat paling banyak berada di Kota Jayapura, beberapa lainnya berada di sentra kehutanan seperti di Sarmi, Keerom, Waropen dan Mamberamo Raya. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Siswa SNK Pariwisata Papua Ciptakan Presensi Digital Berbasis WhatsApp

  Inovasi tersebut diluncurkan 21 Juli 2026, bertepatan dengan penyerahan 192 siswa baru. Aplikasi presensi…

6 hours ago

Hingga Pertengahan Juli, Terjadi 40 Kasus Kebakaran

  Data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jayapura, dari Januari hingga 14…

7 hours ago

Potensi Pemborosan Rp691,6 Miliar Disorot

Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi Pengangkatan Otonomi Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, mengatakan…

8 hours ago

Perbaikan Pipa Tuntas, Suplai Air Dialirkan Bertahap

  Usai perbaikan fisik rampung, tahap flushing dan pengisian kembali jaringan pipa langsung dijalankan. Mengingat…

9 hours ago

Pemda Beri Dukungan Non Finansial

  Pernyataan ini disampaikan untuk meluruskan kesalahpahaman dan memberikan penjelasan yang terukur mengenai bentuk keterlibatan…

10 hours ago

Cuaca dan Perairan Jayapura Bersahabat

  Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Jayapura, Heri Purnomo, S.Si, menyampaikan bahwa secara umum kondisi cuaca…

11 hours ago