“Kami mensinergikan kesepakatan kami untuk mendukung target pajak alat berat bisa optimal di tahun 2025. Karena menurut informasi dari Dinas Bappenda, sampai hari ini progres dari pajak kurang optimal,” terangnya.
Ia pun mendorong Organisasi Perangkat Dearah (OPD) di lingkup Pemprov Papua bisa melakukan pendataan alat berat dan memberikan informasi, sehingga dapat ditindaklanjuti oleh Bappenda. “Kami belum bisa menginfromasikan soal data jumlah alat berat di Papua, sebab masing-masing OPD belum melaporkan itu,” kata Robert Awi.
Namun ia tak menampik bahwa alat berat paling banyak berada di Kota Jayapura, beberapa lainnya berada di sentra kehutanan seperti di Sarmi, Keerom, Waropen dan Mamberamo Raya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa memberi pesan tegas kepada jajaran Himpunan Kerukunan Tani Indonesia…
Apolo mengatakan, Pemerintah dan masyarakat Papua Selatan menyampaikan selamat dan sukses atas amanah yang diberikan…
Kepala Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Papua Tengah Andrias di Nabire, Senin, mengatakan kerusakan…
Pengembangan Pelabuhan Merauke terus dipersiapkan seiring meningkatnya aktivitas dan trafik angkutan barang. Saat ini, pengembangan…
Koordinator Umum, Bertho Nayak Entama, menegaskan bahwa proses CASN Formasi 2024 telah berjalan cukup lama,…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik…