

Musibah banjir yang terjadi pekan kemarin, yang membuat luapan material di jalan raya hingga membuat kemacetan. Warga diminta untuk terus waspada, terutama warga yang tinggal di daerah rawan bencana. (foto/Humas Polresta)
JAYAPURA-Pejabat Walikota Jayapura, Dr. Frans Pekey memperingatkan masyarakat di Kota Jayapura akan potensi bencana alam yang sewaktu-waktu terjadi seiring dengan intensitas hujan tinggi yang akan terjadi sampai di bulan April. Di mana ini sesuai dengan prakirawan cuaca yang telah dilakukan oleh BMKG beberapa waktu lalu.
“Saya mengingatkan masyarakat supaya tetap waspada, karena berdasarkan perkiraan cuaca potensi hujan tinggi masih terjadi sampai dengan bulan April dan intensitasnya akan turun setelah bulan April,” kata Frans Pekey, Sabtu (23/3).
Karena itu, dia meminta masyarakat di Kota Jayapura untuk memperhatikan kebersihan lingkungannya terutama dari sampah-sampah yang memenuhi saluran air di kawasan pemukiman masing-masing.
“Saya berharap agar masyarakat perlu memperhatikan kebersihan lingkungannya,” ujarnya.
Dia mengatakan kondisi bencana alam yang terjadi di Kota Jayapura belakangan ini terutama bencana banjir yang kerap terjadi tidak terlepas dari campur tangan manusia itu sendiri, terutama masih belum sepenuhnya menjaga lingkungan terutama dari kebersihan dan tidak Membuang sampah-sampah plastik di sembarang tempat.
Hal itu diakuinya setelah melihat perkembangan dan kondisi di lapangan terutama di kawasan-kawasan yang sering dilanda banjir. Salah satu penyebabnya karena saluran drainase yang berfungsi untuk mengalir air atau menampung air pada saat musim hujan terjadi justru dipenuhi sampah-sampah plastik, sehingga air dari saluran drainase justru meluap ke badan jalan dan kawasan pemukiman warga.
“Pemerintah tentu terus memberikan pelayanan yang baik melalui dinas teknis tetapi juga kami berharap ada kerjasama dengan masyarakat dalam hal menjaga kebersihan di kota Jayapura ini,”harapnya.
Ke depan pemerintah akan mulai memperbaiki fasilitas-fasilitas terutama saluran air di beberapa kawasan yang sering menjadi daerah langganan banjir setiap tahun. (roy/tri).
ayanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…