

Sejumlah Angota Pansus Otsus DPR Kota Jayapura saat kunjungan kerja Puskesmas Skouw Distrik Muara Tami, Jumat (22/8). (foto: Takim/Cepos)
DPRK Minta Dinkes Bangun Komunikasi dengan Pemilik Ulayat
JAYAPURA – Pembangunan Infrastruktur Puskesmas Skouw untuk sementara diberhentikan karena ada persoalan hak ulayat yang perlu diselesaikan oleh pemerintah khususnya Dinas Kesehatan sebagai OPD teknis.
Menyikapi hal ini, Ketua Pansus Otsus DPRK Kota Jayapura, Fajar Wanggai menyarankan agar Dinkes dan pihak masyarakat khususnya pemilik lahan untuk segera bangun komunikasi yang baik sehingga proses pembangunan bisa tetap berjalan.
“Puskesmas Skouw ini sangat strategis, karena harus melayani masyarakat di sejumlah kampung di wilayah perbatasan. Untuk itu perlu ada percepatan pembangunan sehingga pelayanan bisa optimal,” ujar Fajar Wanggai di sela kunjungan bersama anggota DPRK Pansus Otsus di Puskesmas Skouw, Jumat (22/8).
Fajar juga berharap kepada masyarakat khususnya pemilik ulayat untuk mendukung penuh pembangunan infrastruktur khususnya lanjutan dari Puskesmas Skouw tersebut.
Page: 1 2
Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…
Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…
Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…
Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…
Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…