

Sejumlah miras hasi operasi Tim Keamanan Terpadu atau Garnisun di Kota Jayapura, Sabtu (21/6). (Foto/Ist)
JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menyampaikan bahwa Tim Keamanan Terpadu atau Garnisun sudah mulai beroperasi, Sabtu (21/6) malam. Bahkan dari hasil operasi ini sejumlah barang bukti diamankan, terutama minuman keras.
“Tim Terpadu ini sudah mulai bergerak untuk melakukan penertiban di segala bentuk kekerasan dan kejahatan di kota ini,” ujar Abisai Rollo saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di kantor walikota, Senin (23/6).
Ada 4 dasar yang jadi acuan dalam pelaksanaan Tim Keamanan Terpadu ini diantaranya,
Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2018 tentang Satuan Polisi Pamong Praja, Peraturan Daerah Kota Jayapura Nomor 11 Tahun 2016 tentang Penyidik Pegawai Negeri Sipil dan Surat Keputusan Walikota Jayapura Nomor : 188.4./270/ Tahun 2025 tentang Tim Terpadu Operasi Gabungan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kota Jayapura.
“Ada 4 target utama operasi ini, yakni gangguan Kamtibmas, judi togel, sambung ayam, minuman keras ilegal, dan giat masyarakat tengah malam,” tuturnya.
Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…