Categories: METROPOLIS

Giliran Perumahan Kodam Lama Terbakar

JAYAPURA – Kasus kebakaran di Kota Jayapura nampaknya mulai marak dan tidak melihat lokasi yang menjadi musibah. Jika sebelumnya  terjadi di Perumnas 3 Waena, kali ini menimpa perumahan Kodam XVII Cenderawasih.

  Tercatat ada enam rumah milik anggota TNI di Kodam Lama Jayapura yang dilahap api. Hanya saja hingga berita ini dibuat tidak ada penjelasan  apapun dari pihak Kodam XVII Cenderawasih terkait penyebab dan korban dari kebakaran tersebut.

Namun data yang diperoleh Cenderawasih Pos diketahui ada enam rumah yang  terbakar. Namun untungnya tak ada korban jiwa dari kebakaran ini. Enam penghuni rumah yang terbakar adalah  Mikael Rotinsulu (sementara berada di Solo),  M.Ridwan Maulana, Yusri,  Alfred Sembung,  Agus dan Iyajid. Kejadian ini terjadi Jumat (24/6) sekira pukul 12.00 WIT di perumahan Kodam Lama Cenderawasih, RT 01/RW 05 Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara.

“Armada Damkar dari pos sektor Japsel tiba pukul 12.53 WIT  dan diikuti dari pos sektor mako dan Pos Youtefa. Dari kebakaran ini ada 6 rumah yang terbakar,” kata  Kabid Damkar Kota Jayapura, Margaretha Veronita Kirana, S.Sos., M.H.

   Disebutkan bahwa api berasal dari salah satu rumah yang diduga kuat terjadi karena korsleting listrik yang mempercepat perambatan ke rumah warga lainnya. Sementara dalam penanganan kebakaran ini, tim Damkar menurunkan 4 armada yang terdiri dari 3 water cannon dan 1 suplay ditopang dengan 1 unit AWC milik Polresta Jayapura serta 2 tanki air milik swasta dan 1 tanki milik PDAM.

“Api dapat dikendalikan pukul 14.56 WIT dan dilanjutkan dengan pembasahan secara menyeluruh,” imbuhnya.

   Disini Feronita menjelaskan bahwa pihaknya sempat mengalami kendala, karena akses jalan cukup sempit dan menanjak. “Selain itu hydrant air juga tidak tersedia sehingga cukup menyulitkan. Namun untungnya semua saling bahu membahu menyuplai unit yang sudah ada di lokasi lebih dulu,” tutup Feronita. (ade/tri)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

3 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

11 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

12 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

14 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

15 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

16 hours ago