Categories: METROPOLIS

Warga Kampung Kesal, “Dipaksa” Terima Sampah

JAYAPURA – Kondisi persampahan di wilayah pesisir Teluk Yotefa nampaknya tak banyak berubah. Dari hari ke hari, waktu ke waktu selalu saja diperhadapkan dengan buangan sampah dari sekitar  Kota Jayapura.

   Warga kampung yang tak banyak memiliki andil dari lahirnya sampah plastik ini hanya bisa mengurut dada dan meminta warga menjaga perilaku agar tidak merugikan orang lain.

“Kalau saya jaga disini, nanti pantai yang kotor. Kalau saya jaga di pantai, nanti di dalam sini yang kotor,” ujar Simson Sanyi, salah satu pengelola Pantai Holtekamp ketika ditemui Rabu, (22/5).

     Ia mengaku heran karena sampah yang masuk ke kampung hingga pinggiran pantai seakan tidak ada habis – habisnya. Hari ini dibersihkan, seminggu kemudian sudah penuh lagi.

“Itu dia, kami tidak membuang sampah sembarang tapi tempat tinggal kami yang justru dipenuhi sampah. Kami minta warga menjaga perilaku, jangan sampai ada yang dirugikan,” jelasnya.

   Ditambahkan pegiat lingkungan Kampung Engros, Petronela Merauje bahwa jika masyarakat mencintai Teluk Yotefa maka sepatutnya ikut menjaga. “Kadang orang mengaku bangga dengan kampung dan teluk ini tapi selalu mengirimkan kami sampah. Ini artinya tidak sayang kami di kampung. Itu yang tadi dibilang, hari ini kami bersihkan besok ada lagi dan ini mau sampai kapan,” singgungnya. (ade/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos   

Juna Cepos

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

1 day ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

2 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

2 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago