

Wakil Rektor I Uniyap, DR. Abdul Rasyid, S.Pd., SE., M.Si, bersama Narasumber dan Sponsor serta Dekan Fakultas Teknik Sipil Uniyap, saat membuka Seminar Nasional ketika 2024, di Hotel Horison Ultimate Entrop, Rabu (22/5). (Foto Jimi cepos)
JAYAPURA – Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil dari fakultas Teknik Universitas Yapis Papua (Uniyap) mengelar seminar Nasional ke-3 Tahun 2024, di Hotel Horison Ultimate Entrop pada, Rabu (22/5). Seminar ini mengambil tema, “Inovasi Pengembangan Infrastruktur di Daerah Otonomi Baru untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG)”.
Rektor Yapis Dr.H.Muhdi B.Hi.Ibrahim, SE.,MM, dalam sambutannya yang disampaikan Wakil Rektor l, DR. Abdul Rasyid, S.Pd., SE., M.Si. mengatakan bahwa tantangan yang dihadapi jasa kontruksi selama ini sudah terjawab.
Abdul Rasyid memberikan apresiasi kepada Fakultas Teknik, khususnya Teknik Sipil yang telah menjawab tantangan yang ada di lapangan.
“Salah satu bentuk untuk menjawab persoalan-persoalan yang ada di masyarakat, saya apresiasi Fakultas Teknik, khususnya Teknik Sipil dalam hal menjawab tantangan di lapangan,” kata DR. Abdul Rasyid, Rabu, (22/5).
Seminar Nasional ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dan Percepatan serta pemerataan pembangunan yang diprioritaskan pada Daerah Otonomi Baru (DOB), yang menjadi perhatian utama dalam proses konstruksi, sehingga butuh penerapan dan penggunaan teknologi serta inovasi terbaru dari berbagai pihak untuk mendukung terlaksananya pembangunan yang berkelanjutan (SDGS).
Abdul Rasyid, mengharapkan Mahasiswa yang mengikuti seminar Nasional tersebut tidak hanya mendapatkan keilmuan menjadikan topik masing-masing tetapi menjadi nilai tambah untuk memasuki dunia kerja.
“Ade-ade mahasiswa yang mengikuti seminar bukan hanya memperoleh secara keilmuan dari apa yang menjadi untuk topik yang masing-masing, tetapi muda-mudahan lewat uji kompetensi ini akan memberikan nilai tambah untuk ade-ade untuk memasuki dunia kerja,” harapannya.
Page: 1 2
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…