Categories: METROPOLIS

Kelola Air Limbah Domestik, Pemkot Gandeng  PT AMJ

JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura menandatangani Nota Kesepahaman atau MoU  terkait Pelayanan Pengelolaan Air Limbah Domestik (ALD) dengan PT. Air Minum Jayapura. Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Penjabat Walikota Jayapura Dr. Frans Pekey, dengan Direktur Utama PT Air Minum Jayapura (AMJ)  Dr. H. Entis Sutisna, di Kantor Walikota Jayapura, Rabu (22/5) kemarin.

  Direktur Utama PTAM Jayapura Dr. H. Entis Sutisna, mengatakan penandatanganan kerjasama tersebut menjadi momentum dimulainya diversifikasi usaha air limbah, sebagai unit usaha baru PT. Air Minum Jayapura,  selain pelayanan air bersih dan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).

  ALD juga merupakan amanat Peraturan Daerah Kabupaten Jayapura Nomor 15 tahun 2022 tentang perubahan badan hukum Perseroda. “MoU ini merupakan amanah bagi kami (PT. AMJ), untuk itu kami akan buktikan agar pengelolahan ALD ini meningkat,” ujar Entis.

  Kata dia dari MoU ini, pertama yang dikerjakam pengelolahan penyedotan  dan pengangkutan lumpur tinja, kemudian Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) dan pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPALD) Komunal.

  “Harapan kami, dari MoU ini, selain meningkatkan sanitasi aman dan layak di masyarakat, juga berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah,” ujarnya.

  Sebab didalam MoU tersebut 50 persen hasil pengelolahan ALD ini akan distorkan ke Kas Daerah dalam hal ini Pemkot Jayapura. “Tentunya hal ini akan meningkatkan PAD kita di Kota Jayapura,” tuturnya.

   “Nantinya dalam pengelolahan ALD ini kami akan didampingi mitra bersama PUPR Kota Jayapura,” jelasnya.

   Pengelolahan ALD ini kata Entis akan segera dijalankan. Namun tentunya pihak PTAM Jayapura terlebih dahulu mempersiapkan SDM maupun hal lain, agar pengelolahannya berjalan optimal sesuai yang diharapkan.

  Sementara itu, Penjabat Walikota Jayapura Dr. Frans Pekey, mengatakan pengembangan unit usaha ini memberikan jaminan ke masyarakat untuk hidup dengan sanitasi aman dan layak.

“Penandatanganan MoU ini tidak hanya meliputi aspek usaha, tapi juga pelayanan, dengan ditindaklanjuti secara maksimal oleh OPD teknis terkhusus Dinas PUPR,” ujar Fran Pekey.

  Dengan MoU ini akan ada kepastian dalam hal pengelolahan limbah, terutama kepada masyarakat tapi juga dunia usaha. “MoU ini memiliki nilai strategis baik dari aspek usaha tapi juga pelayanan kepada masyarakat,” katanya Frans Pekey yang berharap pengelolahan ALD ini memberikan dampak pada peningkatan untuk kesehatan masyarakat.(rel/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos   

Juna Cepos

Recent Posts

Pemprov Papua Selatan dan Kementrans Bahas Penyelesaian Masalah Tanah

Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…

11 minutes ago

Polres Nabire Libatkan Ahli Digital Forensik Usut Pembunuhan Siswi SMP

"Pelaksanaan ekstraksi dan cellebrite terhadap barang bukti berupa tiga buah telepon seluler, dua milik korban…

42 minutes ago

Hendak Perbaiki Jangkar, Seorang ABK Tenggelam di Muara Sungai Maro

Korban diduga terjatuh ke sungai saat hendak memperbaiki tali jangkar kapal. Kejadian tersebut dilaporkan kepada…

1 hour ago

Pemda Papua Diminta Tuntaskan Penyaluran Dana Otsus

Ribka menyampaikan hal tersebut dalam rapat evaluasi penyaluran Dana Otsus dalam keterangannya di Jakarta, Kamis,…

2 hours ago

Dihantam Ombak di Manasari, Pengemudi Speed Boat Ditemukan Selamat

Korban ditemukan dalam kondisi selamat pada Kamis pagi (6/8), setelah perahunya karam dihantam ombak besar…

2 hours ago

SD Inpres Kampung Harapan Kembali Dibuka

Marince, salah seorang orang tua murid, mengaku lega dan bahagia karena anak-anak akhirnya bisa kembali…

3 hours ago