

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat menghadiri Ibadah dalam rangka HUT Gereja Ke-70 tahun di GMAHK Argapura, Sabtu (22/3). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura dalam hal ini Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo merencanakan pembangunan rumah singgah bagi anak jalanan, gelandangan dan pengemis, serta penyandang masalah sosial lainnya di Kota Jayapura.
Menurut Abisai Rollo, dalam masa kepemimpinannya bersama Wakilnya Rustan Saru di lima tahun kedepan akan memberikan perhatian serius kepada warga penyandang masalah sosial yang dimaksud.
“Bagi saudara kita yang kurang beruntung atau penyandang masalah sosial yang ada di Kota Jayapura memang perlu perhatian pemerintah, maka dari itu saya berencana untuk bangun rumah singgah di Koya,” ujar Abisai Rollo saat menghadiri Ibadah dalam rangka HUT Gereja Ke-70 tahun di GMAHK Argapura, Sabtu (22/3).
Program rumah singgah bagi anak jalanan dan pengemis ini akan menjadi program prioritas bagi Walikota. “Jadi setelah ada rumah singgah bagi para penyandang masalah sosial, akan lebih muda untuk memberi pembinaan dan pelatihan/keterampilan sesuai dengan bakat serta keahlian yang dimiliki,” ungkapnya.
Dia menambahkan bahwa saat ini standar pelayanan masalah sosial ada lima, yakni gelandangan/pengemis, disabilitas, anak terlantar, lansia, dan penanganan bencana.
“Kita berharap dengan adanya rumah singgah ini nanti bisa mendapatkan manfaat yang besar khususnya bagi saudara kita yang sering berkeliaran di jalan- jalan ini,” tuturnya.
Wali Kota juga minta dukungan dari sektor keagamaan khususnya rumah ibadah.
“Saya juga berharap peran serta rumah ibadah khususnya Gereja GMAHK Argapura untuk sama-sama pemerintah dalam meberikan perhatian kepada warga penyandang masalah sosial ini,” ungkapnya
Selain ibadah, Walikota Abisai Rollo juga melakukan penandatanganan prasasti tanda 70 tahun Gereja GMAHK Argapura.
“Diusia yang sudah tidak mudah lagi, saya berharap Gereja GMAHK Argapura bisa selalu bersama pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan salah satunya adalah masalah sosial kemasyarakatan,” jelasnya. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kedelapan tersangka masing-masing FA (30), YA (33), RA (35), ZT (40), OR (29), RA (42),…
Untuk yang pertama diterbangkan di hari kedua pasca insiden penembakan tersebut Korban Aprida Rapi diterbangkan…
Kampung Onam merupakan salah satu kampung Perbatasan yang terletak di pinggiran sungai Sofker. Kampung ini…
Pemerintah Kabupaten Jayapura masih menghadapi pekerjaan rumah dalam penyelesaian kewajiban pembayaran tanah yang telah digunakan…
Dua dari sembilan perempuan yang menjadi korban penculikan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik…
Wakil Bupati Yahukimo Esau Miram, S.IP menyatakan Pemerintah Kabupaten Yahukimo telah mengalokasikan beras sebanyak 13…