“Apalagi dengan pertambahan penduduk yang terjadi setiap waktu kemudian usia fasilitas yang dibangun, rumah yang dibangun itu semakin bertambah usianya, harga pemeliharaannya semakin tinggi. Sehingga seringkali kalau hujan ada genangan banjir dan sebagainya,” bebernya.
Pekey juga mengingatkan masyarakat di Kota Jayapura akan terjadinya potensi bencana banjir susulan di beberapa wilayah di Kota Jayapura. Menyusul adanya peringatan dini dari BMKG mengenai potensi intensitas hujan tinggi yang masih akan terjadi hingga April mendatang.
Kata dia penanganan dampak bencana ini tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah jika tidak ada dukungan dari masyarakat itu sendiri, terutama sadar menjaga lingkungannya dimulai dari tempat tinggalnya sendiri.
“Proses pembenahan pembenahan sudah ditangani oleh Pemerintah Kota dan juga dibackup oleh institusi terkait lainnya, termasuk swadaya masyarakat sendiri. Sehingga dari penanganan tanggap darurat, tindak lanjutnya juga perlu terus dilakukan secara berkesinambungan dan juga masih ada yang harus dituntaskan di beberapa titik,” jelasnya. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Jayapura menunjukkan…
Pemerintah Kabupaten Keerom berkomitmen untuk melakukan pembersihan internal terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti…
Ketua DPRK Keerom, Kanisius Kango, menegaskan penyampaian hasil reses ini merupakan kewajiban konstitusional lembaga legislatif.…
Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…
Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…
Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…