

Suasana pelaksanaan festival Kampung Desember Minggu (22/12) malam kemarin. Festival tersebut nampaknya kurang mendapat respon dari masyarakat mengingat tak banyak yang datang ke even tersebut. Foto: Jimi cepos
Penyelenggara Sebut Even Tersebut untuk Mengaktivasi Taman Imbi di Momen Natal dan Tahun Baru
JAYAPURA – Festival Kampung Desember 2024 yang digelar Sabtu (21/12/2024) hingga Minggu (5/1/2025) nampaknya kurang mendapat respon dari masyarakat.
Pasalnya di hari pertama saja pada pada Sabtu (21/12) tak banyak pengunjung yang datang, serta kurangnya minat dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Hal itu terlihat dari sejumlah tenan yang telah di sediakan oleh pihak penyelenggara acara banyak yang tidak terisi atau masih kosong.
Acara yang yang digelar di pusat Kota Jayapura itu tampak sepi. Tepatnya di taman Imbi ada 20 tenan yang telah disediakan oleh pihak penyelenggara, namun dari jumlah tersebut setidaknya 18 tenan masih kosong. Kondisi ini mendapatkan sorotan dari berbagai lapisan masyarakat tak terkecuali akademisi.
Albert Rumbekwan, dosen sejarah Universitas Cenderawasih (Uncen) sekaligus Narasumber acara tersebut mengaku perihatin terhadap suasana di acara Kampung Desember yang sepertinya kurang persiapan dan digelar secara mendadak.
“Tetapi kalau realtanya seperti ini sepertinya kegiatan ini memang dilakukan secara mendadak sehingga kondisi seperti ini sepi,” ujar Albert kepada Cenderawasih Pos Minggu (22/12) malam.
Bahkan kata Albert, jika acara tersebut hanya dilakukan satu hari saja maka bisa dibilang acara ini tidak mempunyai eforia. Ia sebutkan itu karena melihat situasi dan kondisi di lokasi acara seakan tak banyak yang tahu, tenan yang disediakan untuk para pelaku UMKM banyak yang kosong. “Tenda-tenda ini disediakan hanya untuk menjadi tameng saja. Dibangun tetapi tidak ada diisi,” ujarnya.
“Itu yang saya tidak tahu kapan direncanakan, tetapi kayaknya baru direncanakan dan kita bisa lihat suasananya seperti ini berarti publikasinya kurang,” jelasnya.
Page: 1 2
Pihak kampus menegaskan penarikan biaya di lokasi tersebut merupakan prosedur resmi dalam pengelolaan aset negara.…
“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat iman dan mempererat kebersamaan. Mari kita menjaga toleransi…
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua, Kombes Pol Dr. dr. Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa MoU…
Ketua Panitia, Riko F. Walubun mengatakan, event e-sport ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang…
Pelaksana Tugas Kepala Karantina Papua, Krisna Dwiharniati, mengatakan pencapaian positif diawal 2026 tu dibandingkan dengan…
antor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Papua mencatat per Januari 2026 nilai…