

Petani sayur di Poros Wahno, tepatnya di belakang Gedung PYCH saat melakukan panen sayur pada Juli 2025. (FOTO:Elfira/Cepos)
JAYAPURA -Hari ini, tepat 24 September, diperingati sebagai Hari Tani Nasional setiap tahunnya. Bertepatan dengan Hari Tani, Pemerintah Provinsi Papua, melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Pangan setempat, mendorong petani Papua bisa berinovasi dalam hal melakukan pertanian modern.
Dengan meningkatkan produksi pertanian maka bisa memenuhi ketersediaan pangan sebagai bentuk konsumsi untuk masyarakat Papua.
“Dengan meningkatkan produksi pertanian maka bisa menjadi penyumbang pendapatan asli daerah bagi Provinsi Papua,” kata Plt Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura dan Pangan Provinsi Papua, Lunanka V.M.L Daimboa, kepada Cenderawasih Pos, Selasa (23/9).
Luna juga mengatakan bahwa dengan peningkatan produksi pertanian yang dilakukan petani, maka bisa meningkatkan atau menaikkan nilai tukar petani. Sehingga bisa mencapai kesejahteraan petani.
Di bidang pertanian, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Pangan memperbanyak benih. Baik benih komoditas tanaman pangan maupun benih komoditas tanaman holtikultura.
Memperbanyak benih dalam menunjang program Asta Cita Presiden Prabowo menuju swasembada pangan. Dinas Tanaman Pangan melalui UPTD yang bergerak menghasilkan benih, bisa menjadi sumbangsih untuk peningkatan PAD bagi Papua.
Page: 1 2
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…