“Jadi itu memang betul-betul orang tua yang harus memiliki peran aktif, kalau memang dia termasuk keluarga kurang mapan bisa mendaftar di Dinas sosial. Supaya mendapatkan bantuan. Tapi kalau ada orang tua yang nggak peduli dan malas kepada anaknya, kami berharap itu tidak terjadi, itu titipan Tuhan bagi kita, kita harus peduli kepada anak,” bebernya.
Pihaknya pun terus melakukan upaya-upaya terutama dengan mendatangi masyarakat dan juga melalui pelayanan langsung di Puskesmas -puskesmas yang tersedia di Kota Jayapura. Karena itu, pihaknya berharap pemerintah di tingkat distrik, kelurahan dan kampung dan masyarakat itu sendiri memang harus saling berkolaborasi bekerja sama.
“Saya berharap teman-teman di Puskesmas, lurah, tim penggerak PKK, kita bersinergi, sebenarnya apa masalahnya,” ujarnya. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Setelah bencana longsor yang terjadi di Distrik Tagineri, Tanggime dan Bolakme (Banjir), kini giliran Distrik…
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke Romanus Kande Kahol mengatakan, salah satu alasan nikah…
Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Jayapura resmi membuka Rapat Paripurna Istimewa Masa Persidangan II Tahun…
Memasuki semester kedua tahun anggaran 2026, Bupati Mimika Johannes Rettob memberikan atensi khusus terhadap proses…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo melalui Wakil Wali Kota, Rustan Saru, memaparkan berbagai capaian pembangunan…
Ia menyebutkan, Indonesia saat ini menempati posisi kedua dengan kasus TBC terbanyak di dunia. Sementara…