

Para peserta talk show terkait Pembangunan dan Ancaman Terhadap Pangan Lokal di Kampung Engros yang digelar Koalisi Kampus di Grand Abe Hotel, Selasa (21/5). (foto: Gamel/Cepos)
JAYAPURA – Koalisi Kampus yang berisi sejumlah anak – anak muda kritis menggelar talk show terkait Pembangunan dan Ancaman Terhadap Pangan Lokal yang dikaitkan dengan eksistensi masyarakat adat dana menjaga kearifan lokal di Kampung Engros.
Kegiatan yang bekerjasama dengan CTSS Samdhana dan Institut Pertanian Bogor ini mengajak mahasiswa dan para peneliti muda untuk berfikir kritis membedas persoalan pangan lokal di Kampung Engros. Elvira Rumkabu selaku Sekretaris Eksekutif Koalisi Kampus menjelaskan bahwa talk show ini bagian mendesimenasi assessment awal dari tim muda Koalisi Kampus Demokrasi Papua yang dilakukan sejak Desember 2023 hingga April 2024 lalu.
“Ini untuk melihat dua hal. Pertama situasi pangan di Kampung Engros dan apa yang sebenarnya berubah terkait pangan di kampung tersebut. Apa yang menjadi tantangan dan strategi yang dilakukan kaum perempuan untuk mempertahankan pangan lokalnya,” kata Elvira usai kegiatan di Grand Abe Hotel, Selasa (21/5).
Kedua pihaknya ingin mendapatkan masukan dari pemerintah dan komunitas termasuk akademisi untuk memperkuat strategi advokasi yang bisa dilakukan baik dilevel komunitas maupun level pemerintah pemangku kebijakan.
“Selain itu kami ingin mendorong pemuda melakukan sebuah gerakan konkrit. Hasil ini akan ditindaklanjuti. Setelah riset, membuat film dan dialog bahkan debat dan kini kami lakukan work shop tingkat local di Bogor untuk kembali dipresentasekan,” tambahnya.
Rekomendasi yang dihasilkan sendiri akan diturunkan ke seluruh level untuk dijadikan catatan bagi pemangku kebijakan. “Kami berharap dari upaya yang dilakukan anak – anak muda ini nantinya menjadi pembelajaran bersama termasuk masukan bagi pemerintah terkait persoalan pangan yang terjadi saat ini,” imbuh Elvira. (ade/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ketua Komisi B DPR Kota Jayapura, Yuli Rahman, menyambut baik dibukanya ruang sosialisasi perdana…
Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru…
Pihak keluarga mendesak untuk segera disampaikan karena pihak keluarga tidak menerima jika tindakan TPNPB OPM…
Konsep pasar terapung yang memanfaatkan perahu-perahu sebagai lapak jualan menghadirkan suasana berbeda dibandingkan pasar…
Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…
Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…