

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, drg. Juliana (FOTO:Takim/Cepos)
JAYAPURA– Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura melalui Dinas Kesehatan mencatat sebanyak 68.785 kasus malaria positif sepanjang Januari hingga Desember 2025 dari total 380.842 orang yang menjalani pemeriksaan.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Juliana Napitupulu, di Jayapura, Kamis, mengatakan kasus malaria tersebut terjadi hampir di seluruh distrik di Kota Jayapura, dengan angka tertinggi berada di Distrik Muara Tami dan Kampung Yoka.
“Sepanjang 2025 kami mencatat jumlah pemeriksaan malaria mencapai 380.842 orang, dan dari jumlah itu terdapat 68.785 kasus yang dinyatakan positif malaria,” katanya.
Menurut Juliana, Kota Jayapura memiliki karakteristik wilayah yang unik karena terdiri atas 25 kelurahan dan 14 kampung yang tersebar di lima distrik. Meski demikian, tingkat penyebaran malaria tidak merata di seluruh wilayah.
“Saat ini malaria masih masuk dalam 10 besar penyakit terbanyak di Kota Jayapura, Papua,” ujarnya.
Dia menjelaskan, meski begitu pihaknya terus menggencarkan upaya penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat agar terjadi perubahan perilaku dalam pencegahan malaria, termasuk kepatuhan dalam meminum obat.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…