Categories: METROPOLIS

Posko Kebakaran Ditutup, Korban Masih Butuh Bantuan

JAYAPURA-Posko Kebakaran Pasar Inpres Rusunawa Dok IX telah ditutup, namun warga yang menjadi korban kebakaran masih membutuhkan bantuan terutama bahan keperluan dapur.

Salim Lohor seorang korban kebakaran mengaku, dirinya saat ini membutuhkan alat alat rumah tangga seperti kompor, kuali, piring, sendok, panci dan lainnya.

  “Perabotan dapur yang paling saya butuhkan saat ini, kalau bantuan sembako sudah banyak. Kan percuma ada sembako tapi tidak ada alat masaknya,” kata Salim kepada Cenderawasih Pos, Selasa (22/11).

  Salim mengaku jika dirinya sementara tinggal di gudang minyak yang tak jauh dari lokasi kebakaran, ini lantaran ia belum mendapatkan tempat tinggal. “Pertama saya tinggal di masjid bersama keluarga, namun merasa tidak enak karena itu rumah ibadah, sehingga memilih tinggal di gudang. Sementara korban lainnya sebagian masih bertahan di  Rusun,” ucap pria yang sudah 30 tahun menjadi penghuni Pasar Inpres itu.

  Menurut Salim, meski Posko Kebakaran sudah ditutup, namun masih ada sebagian masyarakat yang datang menyalurkan bantuan terhadap mereka. “Bahkan, Senin malam ada dari kerukunan masyarakat Maluku yang datang memberikan kami bantuan, kalau memang ada yang ingin membantu kami menerima dan disalurkan kembali kepada korban kebakaran lainnya,” ucapnya.

  Ia berharap pemerintah punya inisiatif untuk membantu mereka korban kebakaran setidaknya memberikan dana untuk menyewa rumah kontrakan sementara. “Kalau membangun kembali agak susah, karena yang kita tempati adalah tanah pemerintah,” kata Salim.

  Sementara itu, Panitia Posko  Korban Kebakaran Dok IX Tanti mengaku pihaknya masih menerima bantuan jika ada masyarakat yang ingin memberikan bantuan kepada korban kebakaran.

  “Sekali pun tanggap darurat sudah selesai, namun hingga kini masih ada masyarakat yang datang memberikan bantuan untuk korban kebakaran,” ucap Tanti.

  Lanjutnya, usai bantuan tersebut diterima, langsung disalurkan kepada mereka yang menjadi korban kebakaran atau yang kena dampak akibat dari kebakaran tersebut. “Harapannya kalau ada yang ingin memberikan bantuan yang dibutuhkan adalah alat alat dapur,  karena itu yang paling dibutuhkan korban saat ini,” pungkasnya. (fia/tri)

newsportal

Recent Posts

Target Tahun 2028, Matangkan Persiapan dari Administrasi, Regulasi hingga Anggaran

Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…

8 hours ago

Rawan Cerai, Anak Muda Jangan Buru-buru Menikah

Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…

9 hours ago

Jelang Kunjungan Mendagri Kabupaten Jayapura Benahi Wajah Daerah

Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…

13 hours ago

Warga Diminta Kesadaran Bayar Retribusi Sampah

Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…

14 hours ago

Temukan Kecurangan Distribusi BBM, Warga Diminta Lapor

rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…

15 hours ago

Kebobolan, Sejumlah Tahanan Lapas Abepura Kabur

Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…

16 hours ago