

Benhur Tomi Mano, Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Rehabilitasi menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Korban Kebakaran, di Posko Kebakaran, Kamis (22/6).(FOTO:BTM for Cepos)
Ketua RT/RW Diminta Rutin Beri Imbauan Untuk Waspadai Kebakaran
JAYAPURA-Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indoensia (RI) kembali menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Kompleks Pasar Youtefa, Kamis (22/6) kemarin. Sebelumnya, Kamis (15/6) pekan kemarin bantuan juga telah diserahkan oleh Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Rehabilitas, Benhur Tomi Mano, di Posko Kebakaran.
Adapun Bantuan yang diberikan berupa perlengkapan Sandang, Perlengkapan Sekolah serta perlengkapan Ibadah bagi korban terdampak kebakaran di kompleks belakang Pasar Youtefa Abepura.
“Paket sandang sebanyak 497 paket, perlengkapan sekolah SD, SMP, SMA sebanyak 35 paket, perlengkapan ibadah 100 paket, mainan edukasi anak 20 paket, perlengkapan mandi 60 paket,” jelas BTM
Mantan Wali Kota Jayapura itu menyampaikan pemberian bantuan ini bukti kepedulian Kemensos terhadap para korban. Sebab dengan kondisi itu, membuat para korban berada pada kondisi yang sangat memprihatinkan. Oleh sebab itu, BTM mengharapkan dengan bantuan ini, maka dapat meringankan beban para korban.
“Kami harap melalui bantuan ini, bisa meringankan beban para korban, yang tentunya kita tahu bersama peristiwa itu memilukan mereka, mereka harus kehilangan banyak hal,” ungkapnya.
Terlepas daripada itu, BTM mengimbau kepada seluruh warga di Kota Jayapura agar saling mengingatkan satu sama lain. Terutama saat beraktifitas di rumah. Sebab dengan kondisi permukiman yang padat, tentu rentan terjadinya prisitwa kebakaran.
“Saya minta kepada RT/RW di masing-masing kelurahan agar buatkan imbauan rutin setiap minggunya agar warga bisa lebih berhati-hati saat berkatifitas di rumah,” imbuhnya.
Selain itu dia juga meminta kepada semua pihak untuk memperhatikan ruas jalan di masing masing permukiman terutama para pengembang perumahan. Sebab sering kali terjadi kebakaran di Kota Jayapura, akses masuk menjadi kendala utama bagi pihak Damkar.
Pun juga kepada pemerintah diharapkan buka hydran kebakaran sebanyak banyaknya di Kota Jayapura. Sebab pertumbuhan penduduk di Kota Jayapura berbanding lurus dengan perkembangan pembangunan.
“Akses masuk dan ketersediaan pasokan hydran kebakaran ini yang paling penting, sehingga saat pristiwa kebakaran pihak damkar tidak sulit mendapatkan air maupun akses masuk,” pungkasnya. (rel/tri)
Direktur Utama PT Irian Bhakti Papua, Elia Loupatty mengatakan, aset perusahaan tersebar di Papua…
Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Jayapura, Abdul Majid, mengatakan Kota Jayapura menjadi salah…
Di bawah komando Kepala Lapas Kelas IIA Abepura, Edy Susetyo, lembaga pemasyarakatan ini terus…
Pimpinan universitas membeberkan kronologi, tata aturan akademik, serta jalan keluar konkret yang diambil pemerintah…
Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan itu kembali memunculkan…
Tak hanya itu, yang cukup menonjol beberapa hari lalu adalah aksi pengibaran bintang kejora di …