Ia menjelaskan, kerja sama ini juga mencakup optimalisasi aset pemerintah daerah agar dapat dimanfaatkan secara lebih produktif untuk meningkatkan pendapatan daerah.
Selain itu, BPN Papua juga mendorong percepatan proses mutasi pegawai pemerintah daerah ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN. Saat ini terdapat 84 pegawai yang telah dalam proses dan menunggu tindak lanjut dari pemerintah daerah.
“Kami menunggu arahan dari gubernur agar proses mutasi ini bisa dilanjutkan, karena mereka akan ditempatkan di kementerian sebagai pegawai ATR/BPN,” jelasnya.
Selain itu, kerja sama tersebut juga menyentuh percepatan pemetaan tanah adat di Papua. Langkah ini dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum atas wilayah adat sekaligus mendukung perencanaan pembangunan daerah yang lebih terarah.
“Pemetaan tanah adat menjadi penting agar pembangunan lebih terarah, sekaligus memastikan hak-hak masyarakat adat dapat diketahui dan diselesaikan dengan jelas,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kabut asap pekat menyelimuti wilayah Timika dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi,…
Bersamaan dengan penyerahan diri itu, tujuh pucuk senjata api yang selama ini mereka gunakan turut…
Diduga kuat, si rangkong keluar dari habitatnya karena rumahnya terbakar. Karhutla yang melanda sejumlah wilayah…
Kepala Subbagian Tata Usaha TNGR Astekita Ardiaristo mengatakan pendaki yang sebelumnya menggunakan jalur Senaru atau…
Instruksi lainnya menyangkut perlakuan rumah sakit terhadap pasien. Prabowo meminta tidak ada perbedaan pelayanan antara…
Dari seorang anak yang tumbuh dalam keluarga dengan ayah gangguan jiwa dan ibu yang berjuang…