Categories: METROPOLIS

Harus Tetap Lapangan Tenis Sian Soor

PALANG-Truk pengangkut karang saat menurunkan karang di depan venue lapangan tenis kantor Wali Kota Jayapura. Aksi ini terkait penolakan pemberian nama lapangan tenis Wonda Lambu oleh adat suku Mahbi Hamadi, Kamis (22/10) kemarin. (FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA– Masyarakat adat Port Numbay khususnya masyarakat adat Tobati- Enggros dari suku Mahbi Hamadi menolak pemberian nama lapangan tenis Wonda Lambu yang berada di kantor Wali Kota Jayapura.
Sekira 40 orang masyarakat adat Tobati Enggros melakukan aksi pemalangan dengan menutup akses masuk venue lapangan tenis tersebut. Dengan menurunkan karang sebanyak 4 truk dan memasang spanduk bahwa lapangan tenis tersebut harus diberi nama Sian Soor sesuai nama ada tanah leluhur moyang suku Mahbi Hamadi.
Koordinasi aksi pemalangan dan tokoh adat suku Mahbi Hamadi, Laban Mahbi Hamadi mengatakan, nama lapangan tenis di kantor Wali Kota Jayapura harus menggunakan nama asli dari suku Mahbi Hamadi yakni Sian Soor.
Pemerintah Provinsi Papua menurutnya jangan asal memberi nama tidak jelas selain dari adat leluhur Tobati Enggros suku Mahbi Hamadi.
“Kami tetap palang walaupun diresmikan hari Jumat (23/10), sampai namanya menjadi Sian Soor. Hargai leluhur kami, jangan asal kasih nama sembarangan. Karena ini bisa menjadi malapetaka dikemudian hari,” tegasnya.
Masyarakat adat sepenuhnya mendukung pelaksanaan PON XX tahun 2021 di Papua yang diselenggarakan di beberapa kabupaten kota termasuk Kota Jayapura, tapi jika Pemprov Papua seenaknya tidak mau melakukan komunikasi dan koordinasi seperti ini tentu sangat disayangkan.
“Kami lakukan aksi pemalangan ini atas inisiatif sendiri tidak ada campur tangan dari Pemerintah Kota Jayapura. Karena adat juga menolak pemberian nama lapangan tenis Wonda Lambu. Apapun alasannya nama ini tidak ada kaitannya dengan leluhur kami. Padahal pembangunan ada di atas tanah leluhur kami,” tutupnya. (dil/nat)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

9 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

10 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

11 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

12 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

13 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

14 hours ago