Untuk diketahui jumlah Dokter di Rumah Sakit itu sebanyak 31 dokter umum, dan 19 dokter spesialis. Adapun rinciannya sebagai berikut; Dokter umum sebanyak 21 yang berstatus CPNS dan sebanyak 10 orang diantaranya dokter gigi umum. Sementara untuk Dokter spesialis sebanyak sembilan (9) orang bersetaus CPNS. Sebanyak lima (5) lainnya sebagai mitra dan limanya (5) lagi sebagai PKWT.
Meski saat ini layanan masih bersifat biaya pribadi, RSUP Jayapura menargetkan kerja sama dengan BPJS Kesehatan dapat terwujud pada tahun 2026 sehingga akses layanan semakin luas.
“Dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis layanan rawat inap ini bisa memberikan manfaat besar, bukan hanya bagi masyarakat Papua, tetapi juga untuk Indonesia Timur secara keseluruhan,” tambah dr. Rony.
Dia berharap dengan hadirnya layanan rawat inap, RSUP Jayapura dapat menjadi rumah sakit rujukan yang modern, inklusif, dan menjadi kebanggaan masyarakat Papua. “Kami berharap rumah sakit ini bisa memberikan dampak positif dan menjadi berkat bagi seluruh masyarakat di Tanah Papua,” pungkas dia. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kasus pembacokan yang terjadi di pertengahan Jalan Kampung Dagimon ini sempat menggegerkan warga Kota Kepi.…
Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Jayapura menunjukkan…
Pemerintah Kabupaten Keerom berkomitmen untuk melakukan pembersihan internal terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti…
Aksi demo yang digalang oleh beberapa organisasi mahasiswa Papua Pegunungan untuk menolak militer non organik…
Polres Mimika memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 155,64 gram pada Senin, (27/4). Kristal…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC). Jhon Tabo, SE, M.B.A mengakui Musrenbang tingkat Provinsi Papua Pegunungan…