Sementara itu, untuk keamanan di destinasi wisata Tuaca Moho, Nikolas mengatakan akan melibatkan masyarakat setempat, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), karang taruna, dan semua pihak terkait. Lebih lanjut dia sampaikan bahwa dengan hadirnya paralayang di kampung itu dapat membuka mata masyarakat setempat untuk mengembangkan potensi yang ada untuk bisa dikembangkan ke depannya.
“Harapan kami tempati ini menjadi tempat yang akan kedepan tempat yang akan memberi motivasi kepada anak-anak mudah, dan komunitas paralayang ini akan lebih berkembang di kota Jayapura untuk boleh dikenal di seluruh Indonesia tetapi juga dunia,” pungkasnya. (kar/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan menyukseskan berbagai program prioritas yang dicanangkan…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menargetkan 1.000 mahasiswa menerima bantuan pendidikan melalui program Mahasiswa Cerdas (Mace)…
Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y. Betaubun, menegaskan bahwa selama lebih dari satu tahun…
Propam Polresta Jayapura Kota, Papua, dalam menyambut Hari Bhayangkara Ke-80 menggelar kegiatan penegakan ketertiban dan…