

Ruas perempatan Taman Imbi yang ditutup menggunakan marka jalan khususnya menuju Jl Ahmad Yani. Ini dilakukan karena banyak pengendara menerobos dari Imbi langsung ke Jal Ahmad Yani. Foto diambil, Jumat (19/7) (Gamel Cepos)
JAYAPURA – Lanjutan Operasi Patuh Cartenz 2024 yang dilakukan Satlantas Polresta Jayapura Kota kali ini dilakukan di Waena tepatnya depan Pom Bensin Expo Distrik Heram. Sasaran operasi patuh ini masih sama dengan sebelum-sebelumnya dimana ada 12 item pelanggaran yang ditandai Satlantas.
Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota Kompol Dian Novita Pietersz, melalui Iptu Slamet Sabariyanto menjelaskan yang diincar adalah pelanggaran kasat mata baik pengendara roda dua mapun roda empat. Yang mengendarai mobil tidak menggunakan safety belt serta mengendarai kendaraan menggunakan ponsel.
“Saat ini masih banyak pelanggaran khususnya pengendara roda dua yang berboncengan tidak memakai helm. Ini sepele tapi masih sangat sering dilakukan dan tanpa disadari hal tindakan tersebut sangat berbahaya bagi keselamatan pengendara,” kata Iptu Slamet, Jumat (19/7).
Lanjut Iptu Slamet terkait safety belt diakui kesadaran untuk tertib juga masih sangat rendah. Dari hampir dari 100 mobil diperkirakan yang tertib di bawah angka 10.
“Kita sudah upaya agar mereka terbiasa untuk selalu menggunakan sabuk keselamatan. Kami melakukan pemberhentian dan menegur ingatkan mereka segera menggunakan safety belt,” sambung Slamet.
Langkah-langkah Kepolisian yang diambil oleh Polresta Jayapura Kota sendiri dalam Operasi Patuh Cartenz 2024 berupa teguran secara tertulis maupun lisan.
Sementara dititik lain juga dilakukan operasi patuh dan pantauan Cenderawasih Pos untuk Taman Imbil dilakukan secara gabungan. Jalur perempatan yang dulunya bisa diterobos menuju Jl Ahmad Yani juga telah ditutup.
Titik ini dianggap rawan karena banyak kendaraan melaju dalam posisi turunan dari arah Jembatan Overtom. Hanya sayangnya, pantauan siang kemarin masih saja ada pengendara yang mencoba menerobos meski berbahaya. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…