Menurutnya, keterlibatan kampung-kampung sangat penting karena masing-masing wilayah memiliki potensi budaya, adat, dan wisata yang dapat diperkenalkan lebih luas melalui ajang tersebut.
“Pariwisata tidak bisa berjalan sendiri. Semua harus terlibat, termasuk kampung-kampung yang memiliki potensi budaya dan wisata,” katanya.
Ia berharap seluruh kepala kampung nantinya dapat mengutus putra-putri terbaiknya untuk mengikuti pemilihan Tan Monj sehingga ajang tersebut benar-benar menjadi representasi keberagaman budaya Port Numbay. Selain itu, Abisai juga mengingatkan para finalis agar menjaga etika, sikap, dan karakter sebagai generasi muda yang membawa nama baik Kota Jayapura. Menurutnya, kemampuan komunikasi, wawasan budaya, serta perilaku yang baik menjadi modal utama dalam mempromosikan daerah di tingkat regional maupun nasional.(kim)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menerbitkan peringatan dini terkait ancaman kekeringan…
Insiden yang terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026 tersebut berawal dari penyerangan pos keamanan di…
Penandatanganan nota kesepahaman yang sarat nilai historis tersebut berlangsung secara khidmat pada Sabtu, 22 Agustus…
Selama sepekan terakhir, wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sempat dikepung asap tebal akibat kebakaran hutan…
Mereka juga membawa boneka serupa yang diberikan oleh Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, Agus Akhmadi.…
Bambang menjelaskan, tepung jagung yang digunakan dalam inovasinya tidak bekerja secara tunggal. Tepung tersebut dicampurkan…