Menurutnya, keterlibatan kampung-kampung sangat penting karena masing-masing wilayah memiliki potensi budaya, adat, dan wisata yang dapat diperkenalkan lebih luas melalui ajang tersebut.
“Pariwisata tidak bisa berjalan sendiri. Semua harus terlibat, termasuk kampung-kampung yang memiliki potensi budaya dan wisata,” katanya.
Ia berharap seluruh kepala kampung nantinya dapat mengutus putra-putri terbaiknya untuk mengikuti pemilihan Tan Monj sehingga ajang tersebut benar-benar menjadi representasi keberagaman budaya Port Numbay. Selain itu, Abisai juga mengingatkan para finalis agar menjaga etika, sikap, dan karakter sebagai generasi muda yang membawa nama baik Kota Jayapura. Menurutnya, kemampuan komunikasi, wawasan budaya, serta perilaku yang baik menjadi modal utama dalam mempromosikan daerah di tingkat regional maupun nasional.(kim)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
-Rumah Solidaritas Papua menyoroti meningkatnya eskalasi kekerasan dan dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat…
Pemerintah Kabupaten Jayapura terus memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembangunan…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan bahwa usaha ikan assar milik masyarakat akan menjadi salah…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura…
Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) mendorong penguatan kewenangan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM)…
Diketahui, Sisprian telah berstatus tersangka dalam perkara dugaan suap importasi barang dan penerimaan gratifikasi di…