

Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) Papua, Laode Muhitu
JAYAPURA-Kerukunan Sosial Keluarga Muna (KSKM) Kota Jayapura menggelar acara halal bihalal bersama pilar-pilar di Pantai Hamadi, Minggu (21/4). Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) Papua, Laode Muhitu mengatakan halal bihalal ini menjadi moment untuk saling memaafkan satu sama lain yang mungkin selama masa pemilu kemarin saling beda pendapat, namun melalui halalbihalal itu semua kembali bersatu menjadi keluaega besar KSKM.
“Moment politik kemarin mungkin beda pendapat, saling sikut karena kepentingan masing masing, tapi dengan halalbihalal ini kami bisa kembali rukun menjadi satu keluarga yang utuh,” ujar Laode.
Dikatakan daerah Sulawasi terdiri dari 15 Kabupaten/Kota, dari semuanya itu hampir ada di Papua khusunya di Kota Jayapura. Jika tidak hidup dalam kerukunana semacam itu yang salah satunya KSKM, mungkin akan menjadi sulit untuk menegal satu sama lain.
Ia mengajak semua warga KKST yang ada di Papua khususnya di Kota Jayapura wajib berabung dengan kerukunan masing masing. “Jangan pernah anggap remeh dengan kerukunan, karena dengan begitu kita saling merangkul, satu sama lain,” tandasnya.
Diapun meminta bagi warga Sulsel yang bru datang di Kota Jayapura, ataupun di Papua pada umumnya wajib lapor ke keurukunan masing masing. Sehingga warga Sulsel lain bisa mengenal. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…