Categories: METROPOLIS

DPPAD Papua Launching Buku Anak Papua Sehat

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesra Sekda Papua, Muhammad Musa’ad,  bersama Kepala DPPAD Provinsi Papua, Christian Sohilait, dan jajaran DPPAD Papua saat launching buku saku Anak Papua Sehat perihal Covid 19 di Kantor DPPAD Papua, Selasa (21/4) kemarin. (FOTO: gratianus silas/cepos)

JAYAPURA- Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua meluncurkan sebanyak 1000 buku saku Anak Papua Sehat dengan materi pencegahan Covid 19, Selasa (21/4) kemarin. Buku 29 halaman ini ditujukan bagi masyarakat, khususnya para peserta didik yang saat ini sedang belajar di rumah.

“Ini buku saku kontekstual Papua yang dibuat dengan gaya Papua untuk memberikan pengetahuan dasar dan pemahaman bagi anak-anak usia sekolah tentang Covid 19. Dengan demikian, mereka dapat pula mengantisipasi, mencegah penyebaran Covid 19,” jelas Asisten Bidang Perekonomian dan Kesra Sekda Papua, Muhammad Musa’ad, saat peluncuran buku saku tersebut di Kantor DPPAD Papua, Selasa (21/4) kemarin.

Menurut Musa’ad, peluncuran buku tersebut menjadi langkah positif, terlebih kala mengingat tidak semua wilayah di Papua ditembus akses sinyal televisi maupun internet. Oleh sebab itu, dengan keterbatasan inilah, maka buku saku tersebut menjadi penting untuk dapat didistribusikan hingga ke daerah pelosok Papua.

“Mudah-mudahan, kita harapkan, ini dikhususkan di daerah terpencil. Ini langkah positif, di mana ketika anak-anak belajar di rumah, buku ini dapat digunakan untuk belajar, sekaligus memahami isi dari buku tersebut,” terangnya.

 Kepala DPPAD Provinsi Papua, Christian Sohilait, memaparkan bahwa sebanyak 1000 buku telah dicetak dan siap untuk didistribusikan. Sebagai permulaan, distribusi akan dilakukan ke Jayawijaya, Lanny Jaya, Tolikara, dan Yalimo.

“Empat kabupaten ini dulu yang kita distribusi. Sementara untuk Kabupaten Jayapura, Keerom, dan Sarmi yang dekat dengan Jayapura, kita sudah komunikasi dan mereka sampaikan akan mengambil sendiri bukunya di Jayapura untuk didistribusikan sendiri di daerahnya masing-masing,” ujar Christian Sohilait. (gr/wen)

newsportal

Recent Posts

Gubernur Papua Tiadakan Penerimaan CPNS

Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…

3 hours ago

3 Hari Berturut-turut Masyarakat Sipil Diserang

Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…

4 hours ago

Pola Pengamanan di Papua Bakal Dievaluasi

Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…

5 hours ago

Bupati Silih Berganti Kondisi Jalan dan Selokan Tak Pernah Berubah

Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…

6 hours ago

Serap Keluhan dan Aspirasi Hakim, Mulai Masalah Pengawasan hingga Kesejahteraan

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…

6 hours ago

Sanksi Menanti yang Live Saat Jam Kerja

​Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…

7 hours ago