Categories: METROPOLIS

Bila Digratiskan, Berharap Ada Subsidi Pemkot

JAYAPURA-Pihak SMK mengharapkan adanya subsidi dari pemerintah kota Jayapura terkait dengan kebijakan Walikota Jayapura mengenai pembebasan uang  pendaftaran siswa baru di semua jenjang di lembaga pendidikan se-Kota Jayapura.

  “Kebijakan Bapak Walikota tentunya sangat baik, tetapi kalau ini digratiskan mungkin dari Pemkot bisa memberikan subsidi,” kata Humas SMKN 2 Kotaraja, Urai, saat ditemui, Kamis (20/3).

   Urai mengatakan, jika ditanya setuju dan tidak, tentunya cukup keberatan apabila pemerintah menghapus biaya pendaftaran masuk sekolah terutama di SMK Negeri 2 Kota Jayapura itu. Pasalnya ada sejumlah pembiayaan yang harus dikeluarkan untuk kepentingan siswa-siswi baru ketika mereka masuk dan diterima di sekolah itu.

   Meski di satu sisi ada anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), namun  dana tersebut sudah ada pos-pos pengeluaran sesuai dengan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaannya.

   “Kalau menurut kami dan saya sebagai kepala tata usaha di SMK Negeri 2 ini, kalau  biaya masuk pendaftaran siswa baru itu  digratiskan, mungkin tidak bisa,” ujarnya.

   Dia mengakui, kebijakan pemerintah seharusnya dilaksanakan. Namun demikian, ada hal-hal yang sangat urgent yang tentunya menjadi perhatian dari pemerintah daerah. Kebijakan Pemkot Jayapura tentunya meringankan orangtua siswa, namun di sisi lain sekolah kesulitan mencari biaya pengganti untuk membiayai pengeluaran pada pos baru yang sebenarnya sangat prioritas.

   “Karena ada praktik-praktik yang kami laksanakan di sekolah. Dana BOS kan sudah ada mata pengeluarannya dan itu tidak bisa digunakan untuk praktek,”bebernya.

   Dia menyebut, selama ini untuk pembiayaan pendaftaran siswa baru itu besarannya bervariasi. Ada enam jurusan yang ada di sekolah itu. Untuk jurusan perhotelan dan teknik komputer sejauh ini besaran yang dipungut ke setiap siswa agak sedikit lebih tinggi dibanding dengan jurusan lainnya yang hanya dipatok sekitar Rp 500.000.

“Kenapa mahal karena mereka membutuhkan bahan kalau jurusan lain itu mungkin hanya ATK saja,”ujarnya. (roy/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

3 days ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

3 days ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

3 days ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

3 days ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

3 days ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

3 days ago