

TNI dan Polri serta masyarakat memakamkan jenazah Buruh bangunan dermaga yang ditemukan meninggal setelah tenggelam 3 September lalu. (foto: Ist/Cepos)
MERAUKE–Setelah dilaporkan tenggelam disungai sejak 03 September 2024, sesosok jenazah yang diduga warga pekerja buruh pelabuhan yang menetap di Kampung Bade akhirnya ditemukan pm di daerah Pelabuhan Baru Pelindo desa Bade, Kabupaten Mappi Rabu (18/9).
Proses pencarian yang dilakukan oleh warga bersama aparat keamanan akhirnya membuahkan hasil, meskipun kondisi korban sudah tidak bernyawa saat ditemukan.
Penemuan jenazah tersebut dilaporkan langsung kepada pihak berwenang, termasuk Polsek, Koramil, dan Pos Bade Yonif 141/AYJP, yang segera menuju lokasi penemuan untuk melakukan evakuasi.
Tim gabungan dari TNI, Polri, dan warga setempat kemudian membawa jenazah ke puskesmas desa Bade kemudian disholatkan di masjid Al-Huda desa Bade, setelah disholatkan langsung diantar ke rumah duka untuk dilakukan prosesi pemakaman.
Komandan Pos Bade Yonif 141/AYJP, Letda Inf Andra Pahlipi, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kejadian ini. “Kami turut berbelasungkawa atas kehilangan ini. Sejak awal pencarian hingga proses pemakaman, prajurit Pos Bade selalu siap membantu dan mendukung keluarga korban serta warga setempat,” kata Letda
Prosesi pemakaman dilaksanakan pada hari yang sama di pemakaman umum desa Bade dengan melibatkan warga setempat serta prajurit Pos Bade Yonif 141/AYJP yang ikut berpartisipasi dalam penggalian kubur, pengangkutan jenazah, dan pengaturan jalannya pemakaman.
Suasana duka menyelimuti prosesi tersebut, namun kerjasama dan solidaritas yang ditunjukkan antara TNI, Polri, dan masyarakat setempat memperlihatkan kebersamaan dalam menghadapi situasi sulit.
Salah satu warga,H. Sukamto, yang merupakan Tokoh Agama desa Bade mewakili keluarga korban mengucapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, terutama prajurit Pos Bade yang terlibat sejak awal pencarian hingga pemakaman.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran TNI di sini. Mereka tidak hanya membantu proses pencarian, tetapi juga mendukung kami dalam proses pemakaman dengan sangat baik,” katanya.(ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…