Categories: METROPOLIS

Rapor Pendidikan SMA/K Setiap Tahun Alami Peningkatan

JAYAPURA-Seluruh sekolah SMA SMK di kota Jayapura saat ini sedang melaksanakan kegiatan asesmen nasional berbasis komputer.  Di Kota Jayapura, 26 lembaga pendidikan SMA dan 12 lembaga  pendidikan SMK.

   Kepala bidang SMA/SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Jayapura,  Nurjaya mengatakan, dari data yang dimiliki pihaknya rapor pendidikan pada satuan  pendidikan SMA dan SMK di Kota Jayapura, dari tahun ke tahun mengalami progres yang baik.

   “Umumnya di sekolah SMA/SMK mengalami progres yang cukup baik dari tahun ke tahun,  dari 2021 pelaksanaan sampai di tahun 2024.  Jadi hanya beberapa sekolah yang masih merah,” kata Nurjaya, usai meninjau pelaksanaan UNBK di sejumlah sekolah di Kota Jayapura,  Senin (19/8).

  Dikatakan, rapor merah ini biasanya per satuan pendidikan akan ditindaklanjuti,  yang disebut dengan istilah IRB (identifikasi,  refleksi dan benahi) dengan mencari tahu  masalahnya. Misalnya literasi kurang, atau numerasinya kurang atau beberapa kategori penilaian lainya. Setelah masalah ditemukan maka selanjutnya harus dibenahi.

    Mungkin dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melakukan kegiatan untuk meningkatkan kompetensi guru,  maupun manajerial kepala sekolah. “Atau metode-metode yang tepat untuk pembelajaran literasi dan numerasi ini seperti apa. Jadi terpantau bahwa asesmen nasional ini sangat bagus untuk mencerminkan kualitas sekolah-sekolah kita yang ada di Kota Jayapura,” ujarnya.

   Namun demikian, dia memastikan  asesment nasionalisme bukan pengganti Ujian Nasional. Karena Ujian Nasional itu sebenarnya evaluasi personal kepada peserta didik,  sedangkan  asesmen nasional adalah evaluasi terhadap satuan  pendidikan.

  Dimana  penilaiannya secara keseluruhan dari kemampuan dasar anak-anak mengenai literasi, numerasi, karakter,  kualitas pembelajaran yang di dalamnya menunjukkan kualitas dari pendidiknya yaitu guru dan juga kepala sekolah, dan juga tempat belajar anak dengan melakukan survei terhadap lingkungan belajar anak, apakah aman atau tidak.   

   “Jadi dari asement ini, nanti produknya akan muncul di  rapor pendidikan. Ini akan menjadi data kita baik di pemerintah daerah maupun   di satuan pendidikan bagaimana kualitas di sekolah tersebut,” tambahnya. (roy/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Laga Pamungkas

Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…

2 hours ago

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

15 hours ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

16 hours ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

16 hours ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

17 hours ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

17 hours ago