Categories: METROPOLIS

Dorong Swasembada Pangan, Cetak Sawah 30 Ribu Hektare di Papua

JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua menargetkan perluasan cetak sawah hingga 30.000 hektare sebagai upaya memperkuat kemandirian pangan, khususnya komoditas beras.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Pangan (TPHP) Provinsi Papua, Lunanka V.M.L. Daimboa, mengatakan pada 2025 terdapat empat lokasi cetak sawah di Papua, salah satunya di Kota Jayapura dengan luas 100 hektare.

Menurutnya, pengembangan tersebut diharapkan menjadikan Kota Jayapura sebagai salah satu wilayah andalan dalam program cetak sawah di Papua. Selain 100 hektare yang telah disiapkan di Kota Jayapura, Pemprov Papua tahun ini mengupayakan perluasan lahan hingga 30.000 hektare.

“Langkah tersebut dinilai sejalan dengan upaya mendorong swasembada hingga kedaulatan pangan di Papua,” katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua, Aser Rouw menyatakan dukungan terhadap rencana perluasan cetak sawah tersebut. Ia menjelaskan, tahapan awal yang akan dilakukan meliputi verifikasi lahan bersama Direktorat Pemetaan Lahan Pertanian, dilanjutkan dengan survei, investigasi, dan desain (SID) guna menyiapkan dokumen perencanaan teknis.

Menurut Aser, kemampuan Papua dalam memenuhi kebutuhan beras secara mandiri saat ini baru sekitar 10 persen sehingga masih bergantung pada pasokan dari luar daerah.

“Dengan realisasi cetak sawah 30.000 hektare, Papua diyakini dapat mencapai kemandirian beras, bahkan berpotensi surplus jika intensitas tanam dilakukan dua kali setahun,” ungkapnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

6 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

7 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

8 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

9 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

10 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

11 hours ago