

Adriana H. Caroline (foto: Yohana/Cepos)
JAYAPURA -Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Adriana H.Carolina mengungkapkan, untuk persentase penduduk miskin pada September 2024 sebesar 18,09 persen, naik 0,83 persen poin terhadap Maret 2024.
Dijelaskan, jumlah penduduk miskin pada September 2024 sebesar 161,07 ribu orang, naik 8,16 ribu orang sejak Maret 2024. Dijelaskan, untuk persentase penduduk miskin perkotaan pada September 2024 sebesar 5,93 persen, menurun dibandingkan Maret 2024 yang sebesar 6,33 persen.
Sementara itu, persentase penduduk miskin perdesaan pada September 2024 sebesar 36,57 persen, naik dibandingkan Maret 2024 yang sebesar 33,67 persen. Dibanding Maret 2024, jumlah penduduk miskin September 2024 perkotaan turun sebanyak 1,83 ribu orang (dari 33,68 ribu orang pada Maret 2024 menjadi 31,85 ribu orang pada September 2024).
“ Sementara itu, pada periode yang sama, jumlah penduduk miskin perdesaan naik sebanyak 9,97 ribu orang (dari 119,24 ribu orang pada Maret 2024 menjadi 129,21 ribu orang pada September 2024),” ungkapnya melalui siaran pers BPS Papua, Rabu (15/1).
Diakui, Garis Kemiskinan pada September 2024 tercatat sebesar Rp 708.811,00/kapita/ bulan dengan komposisi Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp 484.209,00 (68,31 persen) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp224.602,00 (31,69 persen).
Page: 1 2
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…